Monday, 16 February 2015

Pasti Dapat Smpn 5 Batusangkar Kembali Gelar Pesta Akbar Semarak Muharram

Smpn 5 batusangkar kembali gelar pesta akbar semarak muharram – SMPN 5 Batusangkar akan menggelar kembali pesta akbar Semarak Muharram dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1430 H. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Osis tersebut akan berlangsung selama 3 hari, adalah tanggal 12,13 dan 15 September 2018.

 batusangkar kembali gelar pesta akbar semarak muharram PASTI BISA SMPN 5 Batusangkar Kembali Gelar Pesta Akbar Semarak Muharram
Gedung SMPN 5 Batusangkar di Kompleks pendidikan Bukit Gombak Batusangkar (matrapendidikan.com)

Undangan untuk mengikuti acara tersebut telah disebar ke sekolah-sekolah. Berdasar isu yang diperoleh melalui dokumen permintaan yang dilayangkan pihak SMPN 5 Batusangkar ke setiap sekolah menyebutkan bahwa acara Semarak Muharram ke-XII dimeriahkan dengan banyak sekali lomba.

Ada 5 jenis lomba yang dilaksanakan adalah Lomba Nasyid, Lomba Story Telling, Lomba Tahfizh, Lomba Cerdas Cermat dan Lomba OSN. Untuk Lomba Nasyid, Lomba Story Telling dan Lomba Tahfizh Tingkat SMP/MTs se-Sumatera Barat. Lomba ini akan dilaksanakan 15 September 2018 (5 Muharram 1440 H).

Sedangkan Lomba Cerdas Cermat dilaksanakan untuk Tingkat SD/MI se- Sumatera Barat dan Lomba Olimpiade Sains untuk Tingkat SD/MI se-Kabupaten Tanah Datar.

Untuk motivasi bagi peserta, Panitia Lomba menyediakan Piagam Penghargaan dan hadiah berupa Tropi uang training kepada pemenang lomba.

"Setiap sekolah dibutuhkan mempersiapkan siswa untuk mengikutsertakan dalam lomba yang diadakan di SMPN 5 Batusangkar," kata Thomas Hendrika, S.Pd.I, salah seorang guru anggota Panitia ketika mengantar permintaan perlombaan.

Selain melalui permintaan peserta, isu ihwal Semarak Muharram ke- XII juga sanggup anda lihat melalui website resmi SMPN 5 Batusangkar di http://www.smp5batusangkar.sch.id

Pasti Dapat 7 Tips Sukses Menjadi Guru Pl

7 Tips sukses bagi guru pl – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas. Mahasiswa diturunkan ke sekolah/madrasah untuk menerapkan ilmu yang didapat sekaligus mencari pengalaman gres di sekolah.

 merupakan salah satu aktivitas perkuliahan mahasiswa kependidikan di Universitas PASTI BISA 7 Tips Sukses Menjadi Guru PL
Ilustrasi sukses mengajar guru PL (pixabay.com)

Pengalaman yang didapat selama menjalani PPL akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menjadi guru yang bahu-membahu kelak di kemudian hari..

PPL terwujud dalam bentuk kegiatan mengajar di sekolah. Mahasiswa menerima bimbingan pribadi dalam melakukan aktivitas PPL tersebut. Jika di Universitas dibimbing oleh Dosen Pembimbing maka di sekolah akan dibimbing oleh seorang guru yang mengampu mata pelajaran, yang dikenal dengan guru pamong.

Bagaimana upaya untuk menjadi seorang guru PL yang sukses? Nah, berikut ini disajikan beberapa poin penting dan uraiannya dalam bentuk Tips menjadi guru PL yang sukses.

1.Pelajari situasi dan kondisi sekolah

Sebelum turun mengajar di sekolah, guru PL  perlu mempelajari bagaimana situasi dan kondisi sekolah melalui survey awal. Hal ini berkaitan dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, penerima didik dan lingkungan fisik sekolah.

2.Siapkan perangkat pembelajaran

Siapkan segala perangkat pembelajaran yang dibutuhkan untuk mengajar, menyerupai aktivitas tahunan, aktivitas semester, silabus pelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lain sebagainya.
Untuk keperluan ini, guru PL sanggup berkonsultasi dengan guru pamong ihwal model perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah. Bagi yang sudah menciptakan perangkat mengajar ini sanggup menyesuaikannya dengan perangkat pembelajaran yang dipakai di sekolah tersebut.

3.Menguasai bahan yang akan diajarkan

Kuasai bahan pelajaran dengan baik. Menguasai bahan pelajaran bukan hanya sekadar menghafal bahan pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Kuasai bahan pelajaran maksudnya memahami segala konsep, fakta, fenomena yang terdapat dalam bahan pelajaran.

Menguasai bahan yang akan diajarkan kepada siswa termasuk kunci penting dalam kesuksesan mengajar di ruang kelas.

4.Pelajari cara dan gaya mengajar

Cara dan gaya mengajar seseorang akan berbeda. Oleh alasannya yakni itu sebagai guru PL tak perlu ragu dengan cara dan gaya mengajar yang sudah dimiliki. Cara dan gaya mengajar ini akan memilih keberhasilan guru PL dalam menguasai kelas.

5.Menguasai kelas

Pekerjaan terberat bagi seorang guru di ruang kelas yakni menguasai kelas dengan baik. Tidak hanya guru PL yang mengalami kesulitan dalam mengelola kelas, guru yang sudah senior sekalipun tak luput dari permasalahan ini.

Sebuah kelas diiisi oleh murid yang heterogen dengan abjad dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh alasannya yakni itu yang perlu dilakukan yakni menyesuaikan taktik dan metode mengajar dengan abjad dan kemampuan penerima didik.

6.Beraudiensi dengan siswa maupun guru

Hal ini sanggup dilakukan di luar jam mengajar. Seringlah beraudiensi dengan siswa dikala jam istirahat maupun dikala berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler. Yang terakhir ini paling efektif untuk memahami abjad dan kemampuan siswa.

Audiensi dengan siswa akan mendekatkan diri siswa dengan guru PL sehingga siswa sanggup memahami guru PL dan mengikuti pelajaran dengan baik.

Audiensi dengan guru di sekolah berkhasiat untuk saling menyebarkan ihwal pengalaman mengajar. Tidak hanya dengan guru pamong melainkan semua guru yang ada di sekolah.

7.Ingatlah, mengajar itu menyenangkan!

Mengajar murid yang mungkin usianya tak jauh terpaut dengan guru PL akan menemukan hambatan dan kendala. Bila guru PL sudah menerapkan poin-poin di atas, insyaallah mengajar itu menjadi pekerjaaan yang menyenangkan.
Bukan mustahil, guru PL ingin mengajar selama-lamanya di kawasan PL. Begitu menyenangkan menjadi seorang guru meskiiipun penuh dengan tantangan dan hambatan dalam mengajar.

Pasti Dapat Yang Spesifik Di Ampera Siang Malam Tigo Jangko

Yang spesifik di ampera siang malam Tigo Jangko – Ampera Siang Malam, itulah nama sebuah warung nasi, yang beralamat di Jalan Raya Sitangkai-Balai Tangah, samping Kantor Ranting PLN Lintau di Kenagarian Tigo Jangko, Lintau Buo. Dekat dengan Puskesmas Lintau Buo II dan Rumah Sentra Tenun Tigo Jangko.

Yang spesifik di ampera siang malam Tigo Jangko PASTI BISA Yang Spesifik di Ampera Siang Malam Tigo Jangko
Warung Nasi Ampera Siang Malam Tigo Jangko Lintau Buo (matrapendidikan.com)

Bagi anda yang kebetulan dari, atau ke arah Payakumbuh via Sitangkai, Anda sanggup mampir di warung nasi Ampera “Siang Malam”. Begitu pula anda pegawai negeri atau swasta sanggup menjejal selera anda disini. Jangan khawatir, area parkir cukup luas untuk memarkir kendaraan jikalau anda singgah disini.

Lalu, apa yang spesifik tersedia di kedai nasi milik Pak Gindo atau pak Fatamorgana ini? Oh ya, Fatamorgana yaitu nama udara pak Gindo semasa bergabung bersama fans Radio Atha Atari Lintau.

Masakan spesifik di warung nasi Ampera Siang Malam yaitu Pangek Ombilin. Sedangkan untuk hidangan sarapan yang paling istimewa dan tiada duanya di Lintau yaitu Katupek Gulai Cancang.

Namanya Ampera Siang Malam, dibuka 24 jam tentunya. Karyawan dan karyawati Ampera Siang Malam siap melayani anda

Selain Pangek Ombilin juga tersedia kuliner menarik lainnya seperti: ayam bakar, ayam goreng dan ayam gulai. Begitu pula ikan gulai dan ikan bakar. Bahkan mie rebus dan mie goreng juga disediakan untuk anda.

Sedangkan untuk minuman tersedia  teh telur, minuman panas dan minuman dingin, dalan lain-lain.

Ampera Siang Malam Tigo Jangko juga mendapatkan pesanan nasi bungkus untuk aktivitas atau program penting anda bersama teman, kerabat dan keluarga. Ini kgususnya untuk anda yang berdomisili di kawasan Lintau Buo tentunya.

Penasaran? Silahkan kunjungi eksklusif Warung nasi Ampera Siang Malam Tigo Jangko.

Sunday, 15 February 2015

Pasti Dapat Potensi Kreatif Siswa Dalam Kebebasan Arti Yang Positif

Potensi kreatif siswa dalam kebebasan arti yang positif – Disadari memang oleh pendidik bahwa setiap siswa mempunyai potensi tertentu, termasuk potensi kreatif. Hanya saja potensi kreatif tersebut berbeda satu sama lainnya untuk setiap siswa. Tugas pendidik dalam acara pembelajaran yakni membangkitkan potensi kreatif siswa melalui banyak sekali seni administrasi dan metode mengajar yang digunakan.

Potensi kreatif siswa dalam kebebasan arti yang faktual PASTI BISA Potensi Kreatif Siswa dalam Kebebasan Arti yang Positif
Salah satu bentuk potensi kreatif siswa dalam berorganisasi (doc.matrapendidikan.com)

Tujuannya yakni supaya siswa kreartif dalam megubah struktur kognitif, perilaku dan tingkah laris serta psikomotorik siswa menjadi lebih optimal. Bangkitnya kreativitas siswa dalam berguru akan menggiring kiprah guru tidak menjadi lebih berat dalam pembelajaran.

Bagaimana potensi kreatif siswa dalam acara ekstrakurikuler?

Pada umumnya siswa yang mau bergabung dalam organisasi kesiswaan (Osis) dan acara ekstrakurikuler yakni siswa yang mempunyai potensi kreatif. Melalui acara ini siswa tersebut ingin menyalurkan talenta dan minatnya, baik dalam berorganisasi maupun acara ekstrakurikuler.

Banyak jenis acara ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa di sekolah. Misalnya, keagamaan (tahfizh Al Qur’an, MSQ, Tilawah, dll), kepramukaan, PBB, UKS, PMR, KIR, dll.  
Tugas pembina Osis dan pembimbing acara ekstrakurikuler yakni mengoptimalkan potensi kreartif siswa dalam menjalankan organisasi maupun acara ekstrakurikuler yang digelutiinya.

Oleh lantaran itu pembina Osis maupun pembimbing acara ekstrakurikuler perlu menunjukkan ruang gerak dan berpikir bebas berkreasi kepada siswa dalam konteks positif.
Apabila hal ini belum diberikan kepada siswa, dalam pengertian ruang gerak berpikir mereka terkungkung, dengan hukum begini dan begitu, potensi kreatif mereka akan terkungkung juga.

Pasti Dapat Acara Outbond Berdikari Siswa Berjalan Sukses Dan Menyenangkan

Kegiatan outbond mandiri siswa berjalan sukses dan menyenangkan – Sebanyak 25 orang siswa yang tergabung dalam Passusbra SMPN 2 Lintau Buo mengadakan aktivitas outbond mandiri. Kegiatan pendidikan di alam terbuka tersebut mengambil kawasan di lokasi Batang Tompo, Batu Kuriak, Basuang Nagari Taluak, Minggu (02/09).

 orang siswa yang tergabung dalam Passusbra SMPN  PASTI BISA Kegiatan Outbond Mandiri Siswa Berjalan Sukses dan Menyenangkan
Siswa bersama pembina dan pembimbing makan beralas daun pisang pada aktivitas outbund (Rahid. S/matrapendidikan.com) 

Kegiatan outbond berdikari tersebut didampingi pribadi oleh Pembina Passusbra, R.Hidayatullah, A.Md.Kom dan dihadiri oleh Pembina Osis SMPN 2 Lintau Buo, Edy Samsul serta Pembina Pramuka SMAN 2 Lintau Buo, Benni Rikki, S.Pd.Kom.

Kegiatan inti mencar ilmu di alam terbuka itu yaitu memasak ayam bakar dan makan bersama. Seperti diutarakan R.Hidayatullah, Amd.Kom, aktivitas tersebut merupakan bentuk penghargaan (reward) kepada kelompok Passusbra yang berhasil menjuarai Gerak Jalan Jantung Sehat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke- 73 bulan Agustus lalu.
“Mereka berinisiatif untuk mengadakan aktivitas ini dan patut diapresiasi dengan mengarahkan mereka dalam mengadakan aktivitas memasak dan makan bersama di alam terbukla,” tutur R. Hidayatullah, kepada Admin .

Sementara itu, Pembina Osis yang juga guru mata pelajaran IPA ini mengungkapkan bahwa aktivitas menyerupai ini terlihat sepele namun mempunyai banyak manfaat dalam meningkatkan semangat belajar, keberanian dalam bertindak dan memecahkan masalah, huruf kreatif  serta pengalaman siswa berinterkasi dengan lingkungan alam.
“Bentuk fisik aktivitas outbond ini hanya menciptakan masakan ayam bakar dan makan bersama di alam terbuka. Akan tetapi  menciptakan ayam bakar dan makan bersama itu ada prosesnya. Proses inilah yang menjadi pengalaman aktual dan berharga bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Pembina Osis.

 orang siswa yang tergabung dalam Passusbra SMPN  PASTI BISA Kegiatan Outbond Mandiri Siswa Berjalan Sukses dan Menyenangkan
Pembina dan pembimbing sedang memantau cara kerja siswa menyalakan api pada tungku perapian (Rahid S./matrapendidikan.com)

Lebih jauh guru mata pelajaran IPA itu mengungkapkan bahwa siswa mencar ilmu memasak nasi dengan tungku bubuk dan materi bakar kayu api, yang diperoleh di lingkungan sekitar. Disini siswa mencar ilmu menghadapi tantangan alam sesungguhnya.

Mula-mula siswa  mencari watu sungai untuk menciptakan tungku segi tiga. Kemudian mencari kayu bakar, menyalakan api dalam tungku yang gres dibentuk di tanah berumput, siapa bilang gampang untuk dilakukan?

Perlu keterampilan khusus  biar api sanggup menyala dan nasi sanggup masak dengan sempurna. Begitu pula dengan memasak ayam bakar yang bahannya sudah disiapkan dari rumah oleh siswa.

Pembina Passusbra harap cemas

Pada mulanya R. Hidayatullah harap cemas dengan kesuksesan aktivitas ini. Kenapa tidak? Ternyata kondisi lokasi outbond agak masih lembab. Malam sebelumnya diguyur hujan 

Otomatis tanah masih lembab dan kayu api dari ranting pohon karet belum terlalu kering. Ini menjadi penyebab kecemasan Pembina Passusbra akan keberhasilan siswa menyalakan api pada tungku.


 orang siswa yang tergabung dalam Passusbra SMPN  PASTI BISA Kegiatan Outbond Mandiri Siswa Berjalan Sukses dan Menyenangkan
Siswa sedang menciptakan sambalado petai (Rahid S./matrapendidikan.com)

Jika memasak nasi gagal maka aktivitas itu terang akan gagal. Atau kalaupun berhasil, siswa akan pulang senja bahkan malam hari. Padahal komitmen siswa kepada orang renta masing-masing sebelum magrib.

“Tapi alhamdulillah, semua itu berjalan lancar dan tepat waktu berkat kesigapan Arsy Annisa, Natasya Putri dan kawan-kawan lainnya berhasil mengatasi duduk masalah dengan bimbingan pembina dan pembimbing,” tukas R. Hidayatullah lega.

Sementara itu Pembina Pramuka SMAN 2 Lintau Buo yang ikut meninjau ke lokasi outbond merasa terpukau dan kagum kepada siswa-siswa yang masih berusia SMP.

“Luar biasa bawah umur kita, pak.” puji Benni Rikki,S.Kom usai mengamati cara kerja siswa dan makan bersama ala makan bajamba, duduk di tanah dengan kuliner beralaskan daun pisang. 
Dengan aktivitas outbond tersebut dibutuhkan para siswa sanggup meningkatkan kualitas diri dalam menjalani hidup untuk masa berikutnya.

Pasti Dapat Guru Pl Mulai Acara Dengan Perkenalan Di Sekolah

Guru pl mulai acara mengajar dengan perkenalan diri di sekolah – Guru Praktek Lapangan  (PL) yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar telah memulai aktivitasnya di SMPN 2 Lintau Buo pada hari ini.

Guru pl mulai acara mengajar dengan perkenalan diri di sekolah PASTI BISA Guru PL Mulai Aktivitas dengan Perkenalan di Sekolah
Guru PL bersama tenaga pendidik dan tenaga kependidikan ketika upacara bendera (Rahid S/matrapendidikan.com)

Hal itu ditandai dengan keikutsertaan guru PL tersebut dalam upacara bendera rutin di sekolah, Senin (03/09). Usai upacara bendera, guru PL memperkenalkan diri satu persatu di hadapan akseptor upacara.

Seperti diinformasikan sebelumnya, pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019 ini 4 calon guru dari IAIN Batusangkar akan praktek mengajar di SMPN 2 lIntau Buo.
Keempat guru PL tersebut yakni Syahrul Akmal dan Fitri Turyani dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Sementara itu Rike Meidita dan Anita Marlina berasal dari Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar.

Pembina upacara, Arlis Anwar S.Pd mengawali amanatnya memberikan selamat tiba kepada 4 orang calon guru dan berharap untuk melakukan kegiatan mengajar dengan baik. Sementara kepada akseptor upacara dari murid, Arlis meminta semoga berguru dengan baik bersama para guru PL tersebut.

Syahrul Akmal kelahiran Sikabau, 02 Juni 1996 dan berasal dari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kab. Dharmasraya. Akmal yakni alumnus MTI Canduang. Sementara itu Fitri Turyani merupakan kelahiran Batusangkar, 4 Februari 1997 dan berasal dari Limo Kaum Batusangkar.

Sama dengan Fitri, Rike Meidita juga berasal dari tempat yang sama, Lima Kaum Batusangkar dan lahir 16 Mei 1997. Anita Marlina berasal dari Simabur, Kecamatan Pariangan dan lahir di Koto Tuo, 12 Juli 1997.

Pada hari perdana beraktivitas diperlukan semoga guru PL sanggup mengenali lingkungan sekolah terlebih dulu. Lingkungan sekolah dimaksud yakni lingkungan sosial, alam, fisik sekoalh.
Pengenalan yang baik terhadap lingkungan sekolah akan memudahkan para calon guru untuk melakukan tugasnya mengajar di sekolah.

Pasti Dapat Pekerjaan Mengajar Itu, Sangat Menyenangkan?

Pekerjaan mengajar itu, sangat menyenangkan? – Pembahasan dalam artikel label wangsit ini didedikasikan buat mahasiswa yang sedang menjalankan acara Praktek Pengalaman Mengajar (PPL) semester Ganjil Tahun Akademik 2018/2019, khususnya mahasiswa IAIN Batusangkar.

 Pembahasan dalam artikel label wangsit ini didedikasikan buat mahasiswa yang sedang men PASTI BISA Pekerjaan Mengajar Itu, Sangat Menyenangkan?
Mahasiswa IAIN Batusangkar yang melakukan acara PPL di sekolah (matrapendidikan.com)

Pada kesempatan penyerahan 4 orang mahasiswa IAIN Batusangkar ke pihak sekolah di daerah PPL, penulis sempat berbincang ringan dengan Ibuk Yulnetri,SS,MPd. Beliau yakni ketua Tadris Bahasa Inggris pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurruan (FTIK) IAIN Batusangkar.

Dalam percakapan menarik itu sempat ia bertanya perihal apa yang menjadi sumber wangsit dalam menulis bagi penulis. Jawab penulis yakni kegiatan mengajar! Ada dua pekerjaan paling menyenangkan, mengajar dan menulis.

Mengajar di ruang kelas sering melahirkan ide untuk menulis. Dengan menulis lahirlah ide untuk menerapkan banyak sekali taktik dan metode dalam kegiatan mengajar.

Benarkah mengajar itu pekerjaan yang menyenangkan?

Iya, sangat menyenangkan! Tapi bukankah pekerjaan itu penuh tantangan dan kendala mengingat dinamika murid kekinian? Betul, justru tantangan dan kendala menyerupai itulah berawalnya mengajar itu menyenangkan.

Tantangan dan kendala dalam mengajar sering menciptakan guru berpikir kritis dan bertindak kreatif. Ketika murid tidak mematuhi hukum belajar, misalnya. Guru tidak meningkat adrenalinnya menghadapi situasi demikian Sebaliknya selalu berusaha berpikir kritis dan bertindak kreatif untuk mengatasi masalah.

Berpikir dan berusaha menemukan taktik dan metode berguru apa kira-kira yang sesuai dengan abjad siswa, atau pas dengan dinamikia sosial kekinian siswa itu sendiri.

Mungkin belum ada guru yang bakir dalam mengajar. Meskipun demikian selalu bereksperimen dan menulisnya menjadi sebuah Penelitian Tindakan kelas (PTK) kecil-kecilan, itu mungkin ada baiknya. Toh, guru tidak sendiri. Ada rekan sejawat untuk berkolaborasi dalam memecahkan dilema mengajar di sekolah.

Jika ananda guru PL mengalami permasalahan dalam melakukan praktek mengajar di sekolah. Mungkin ada baiknya juga berkolaborasi, tidak hanya dengan guru pamong melainkan semua guru yang ada di sekolah dan memungkinkan untuk itu.
Simak juga : Guru PL Mulai Aktivitas dengan Perkenalan di Sekolah
Sebab, pada umumnya para guru di sekolah sudah profesional dengan dimilikinya akta pendidik professional. Semoga.