Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Monday, 14 October 2019

Jadi Berilmu Cara Mengatur Auto Current Pada Office Word


Sebagaimana kita tahu, bahwa kegiatan MS Word memfasilitasi kita dalam mengolah, membuat, dan mencetak dokument atau data. Dalam MS Word juga tersedia fitur Auto Current (koreksi otomatis), ibarat KAPITALISASI otomatis, sering juga pada dikala mengetik suatu kata berubah dengan sendirinya, yang terkadang menciptakan sebagian orang atau bahkan aku sendiri males kalau harus terus-terusan mengetik ulang gara-gara setiap kata yang kita ketik berubah sendiri.

Contoh: waktu anda menciptakan artikel ihwal "jamur teh berkhasiat". sudah niscaya aku banyak mengetik kata "teh" dalam artikel tersebut, bukan sulap bukan sihir, "teh" yang kita ketik bermetamorfosis jadi "the" sehingga tiap kali mengetik "teh" harus mengetik ulang. (teh jadi-jadian kali ya..wkwkwkwkwk...)

Kok gitu ya...? alasannya ialah setting bahasa MS Word memakai bahasa inggris, jadi tidak ada kata yang diproduksi di Indonesia. Karena itulah harus kita atur sendiri, dengan memasukkan kata atau menghapusnya.

Caranya? gampang...! coba letakkan kursor pada kata yang berubah otomatis, biasanya dibawah abjad pertama terdapat garis biru. Sorot garis biru tersebut, pada munculan pilih AutoCorrect option. Silahkan masukkan kata pada bilah yang tersedia, klik Add. Jika ingin menghapus, cari kata yang sering berubah sendiri, klik remove.

Selesai... selamat mencoba!!!

Jadi Bakir Pemanfaatan Fungsi Tombol Sajian Microsoft Office Word


Pengolah Kata/Dokumen (Word processor) ialah aplikasi untuk mengolah dokumen yang didominasi oleh teks. Dokumen berbeda dengan teks biasa lantaran dalam dokumen teks disimpan “isi” teksnya dan juga penampilan, dan strukturnya (seperti isi “buku”). Word pada awalnya hanya bisa memproses teks, namun pada ketika kini juga bisa memproses tabel, gambar dan sebagainya tergantung jenisnya.

Pengolah kata ialah satu aplikasi yang paling banyak digunakan di lingkungan komputer pribadi. Secara umum, pengolah kata menyediakan fungsi untuk pengelolaan dokumen. Mulai dari pembuatan, penyimpanan hingga dengan reproduksinya dalam bentuk cetakan (hard copy). Komputer dan pengolah kata berfungsi sebagai mesin ketik. Tentu saja kita sanggup menggunakan komputer sebagai alat produksi dan pengelolaan dokumen menyerupai halnya mesin ketik saja, atau menggunakannya sebagai pemproses dokumen yang memiliki kelebihan lain.

Beberapa penggunaan pengolah kata dijelaskan pada cuilan berikut:

Sebagai mesin ketik biasa


Pengguna mengetik, mencetak dan menyimpan dokumen. Bedanya dengan mesin ketik biasa ialah satu dokumen sanggup direproduksi berkali-kali (dengan dicetak). Selain itu, koreksi kesalahan menjadi simpel lantaran tidak memerlukan pengetikan ulang lantaran pergantian posisi huruf. Dalam tingkatan ini, aplikasi pemproses kata paling sederhana tersedia sebagai “accessories” di lingkungan Windows, yaitu berupa NotePad

Mesin ketik “Plus”


Penolong mencari kata tertentu atau mengganti kata, melaksanakan koreksi atas kesalahan pengetikan. Selain itu, pengetikan ulang sanggup dihindari dengan operasi Cut/Paste suatu blok teks kemudian mengeditnya.

Formatter, atau perapi tata letak


Dalam hal ini teks yang sama sanggup ditampilkan dengan lebih baik, contohnya dengan mengatur jenis dan ukuran huruf, alginment, kolom, warna dsb. Yang harus diperhatikan ialah pemilihan tampilan yang sempurna untuk persoalan/materi selain dari segi estetika. Pemilihan tampilan dan font dengan jenis dan ukuran yang sempurna sesuai dengan standar akan menciptakan teks yummy dibaca dan simpel dimengerti.

Misalnya pemilihan abjad dengan/tanpa sherif atau proporsinya, kapan sebaiknya teks dibentuk persis di tengah, rata kiri atau rata kanan, atau kapan harus dituliskan dengan efek tebal atau digaris bawahi. Tata letak dan tampilan teks dalam suatu dokumen merupakan suatu “bahasa ekspresi” untuk mengatakan struktur isi dokumen. Kelebihan bahasa tampilan inilah yang sanggup dilakukan dengan pemroses kata, dan mustahil dengan mesin ketik biasa. 

Pengkoreksi salah ketik


Sebagian besar pemroses kata dilengkapi dengan akomodasi pengkoreksi salah ketik. Prinsipnya ialah pencocokan setiap kata yang diketikkan terhadap suatu daftar kosa kata yang tersedia.

Namun, kata yang disediakan kebanyakan dalam bahasa Inggris. Pengguna sanggup membangun kata dalam bahasa Indonesia jikalau mau, bahkan sanggup mendefinisikan sekumpulan kata yang sering salah ketik untuk dikoreksi secara otomatis (fasilitas Autocorrect).

Pembuat Buku


Sebagai pengorganisasi menjadi satu dokumen utuh, contohnya sebagai pembangkit daftar isi, daftar gambar, cross reference. Pembangkitan daftar isi, daftar gambar akan memakan waktu dan seringkali menjadikan kesalahan (human error). Apalagi jikalau dokumen sedang dalam tahapan penulisan, sehingga akhir proses penyuntingan yang berulang, letak gambar dan cuilan bergeser setiap saat. Fasilitas pembangkitan daftar isi, cross reference akan sangat membantu dalam hal ini. Setiap kali kita sanggup mengaktifkan akomodasi ini untuk membangkitkan ulang daftar isi dsb. sesuai dengan keadaan dokumen ketika itu Fasilitas “Insert Object” yang memungkinkan dalam dokumen Word disertakan objek-objek MS Office yang lain 

Pemakaian abjad Tidak menggunakan teks aneh-aneh dan fancy untuk teks resmi. Default: Times New Roman untuk teks resmi HURUF KAPITAL untuk judul. Huruf miring biasanya hanya untuk abjad menyerupai goresan pena tangan (bukan semuanya kapital). Garis bawah seperlunya. Sangat buruk kalau menjadikan rongga-rongga lantaran text alignment. Pemakaian simbol-simbol harus sesuai dengan artinya. Tidak menambahkan goresan pena tangan sesudah dicetak. Akan ada info yang hilang, tidak terekam. 

Text alignment Perhatikan text alignment


Rata kiri, rata tengah atau rata kanan. Perhatikan beberapa hal sebagai berikut: Untuk tabel yang sempit, rata kiri-kanan akan menjadikan lubang-lubang di teks yang tidak sedap dipandang mata. Untuk angka, sebaiknya  rata kanan (supaya simpel dibandingkan). Untuk judul utama, sebaiknya rata tengah). 

Option


Tentukan default direktori penyimpanan jikalau perlu. Matikan akomodasi otomatis alasannya ialah yang tersedia ialah bahasa Inggris. 

Header dan Footer


Manfaatkan untuk info yang berulang. Cukup sekali diketik.
Header : kop surat, info penting yang selalu diulang.
Footer : identitas dokumen, nomor halaman, banyaknya halaman. 

Penomoran otomatis


Pakailah penomoran otomatis semoga simpel jikalau harus (Bullet and numbering) menyelipkan menghapus teks. Periksa ulang semua teks dengan penomoran alasannya ialah seringkali penomoran harus dimulai dari 1 atau dilanjutkan. 

Style


Pakailah style semoga konsisten. Dengan style, perubahan abjad untuk seluruh dokumen akan dilakukan otomatis. 

Table MS Word


Manfaatkan untuk teks yang berstruktur menyerupai Undangan (standard ITB). Dalam hal ini, yang dilakukan ialah permainan Border. Rencanakan/Lakukan pembagian (zoning) sebelum mengetik. Jangan lupa menset heading untuk tabel data semoga tidak muncul tabel tanpa heading atau kalau menambahkan data harus mengedit ulang. Bedakan tabel sebagai objek MS Word dengan tabel MS Excel (akan ditunjukkan dalam demo). 

Gambar


Beberapa gambar yang menjadi satu harus disatukan/di-Group dokumen yang dibentuk semoga tidak berantakan

Insert Index and Tables


Manfaatkan Untuk menciptakan Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Tabel Harus mengerti style untuk sanggup memanfaatkan akomodasi ini. 

Print


Sebelum mem-print, biasakanlah melaksanakan Preview. Akan menghindari kesalahan, menyerupai halaman kosong atau kemunculan Widow/orphan. Batalkan print jikalau ada kesalahan di halaman awal yang terdeteksi lewat ikon print Dokumen penting harus dibaca sebelum dan sesudah diprint. 

Save Save As...


Seringkali melaksanakan Save semoga hasil kerja tidak hilang jikalau listrik mati. Jika tidak melaksanakan Save, memang Word akan melaksanakan Save secara berkala, tetapi bukan dengan kontrol anda. Perhatikan pilihan Type File. Kadang kita harus men-save ke type lain (Teks, RTF,..) atau ke versi sebelumnya semoga kompatibel dengan hasil kerja orang lain. Jika hasil Save menjadi Document Template, waspadailah alasannya ialah ada virus. 

File Name


Nama file harus punya arti. Mempunyai banyak file “kecil-kecil” yang sejenis dan satu file hanya satu halaman kalau dicetak. Untuk file yang “kecil-kecil” menyerupai surat, sebaiknya dibentuk satu file dan surat terbaru ada di halaman teratas sehingga simpel diprint dan ditambah. Nomor berikutnya dari surat tidak perlu mencari-cari. Dengan demikian sanggup melaksanakan “Search” suatu surat dengan lebih mudah. Atur direktori kerja dengan rapi, sesuai dengan pengarsipan surat anda 

File berukuran raksasa


Jika file hasil kerja anda terlalu besar ukurannya. Jika wajar, dan masih dalam tahapan sering diedit padahal hanya sebagian, sebaiknya dipecah dulu menjadi beberapa file.

Jika tidak wajar: beberapa dokumen Word ukurannya sangat besar padahal kalau dibuka isinya sedikit. Ini ialah akhir administrasi memori yang buruk dari aplikasi. Coba lakukan Select all, kemudian paste ke dokumen kosong dan save. Ukuran akan menurun secara drastis. Jika sudah yakin, buang file yang lama.

Jadi Pintar Pemanfaatan Microsoft Office Excel


Pengolah Lembar Kerja (Spread sheet) yakni aplikasi yang mengelola dokumen yang isinya lembar kerja, suatu dokumen yang diorganisasi dalam bentuk row (baris) dan column (kolom) yang membentuk Cell (sel). Pemroses lembar kerja yang lebih maju bisa pula mengorganisasi beberapa lembar kerja membentuk suatu “buku” (Workbook) yang terdiri dari beberapa lembar kerja (Sheet), contohnya Excel. Lembar kerja diorganisasi menyerupai tabel, namun salah satu kelebihan utama lembar kerja dari tabel biasa yakni proses kalkulasi yang sanggup dilakukan secara otomatis.

Sel suatu lembar kerja dikenali dari alamat baris dan kolomnya, dan sanggup berisi teks biasa, angka numerik atau formula. Dengan menyebutkan alamat sel, maka isinya eksklusif diacu sehingga contohnya sanggup digunakan untuk perhitungan kalau numerik. Alamat sel yang sanggup berupa alamat adikara maupun relatif membebaskan pengguna untuk mendefinisikan ulang setiap kali ada penambahan atau pembatalan baris/kolom. Dengan gampang pemakai sanggup berpindah-pindah dari satu sel ke yang lain dengan kursor dan melaksanakan agresi terhadap isi selnya.

Jika sel berisi teks, maka semua operasi terhadap teks sanggup dilakukan pada sel tersebut. Pada Excel, teks juga sanggup memiliki operasi lebih dari teks murni, sehingga teks dianggap sebagai teks dalam dokumen, teks sanggup memiliki font dan operasi terhadap paragraph juga sanggup dilakukan.

Jika sel berisi numerik, maka isinya sanggup digunakan untuk perhitungan aritmatika. Selain operasi aritmatika, tersedia pula fungsi-fungsi standar yang sanggup digunakan dalam formula. Fungsi yang tersedia dan sangat berkhasiat di antaranya yakni fungsi-fungsi statistik, tabel look up.

Jika sel berisi rumus, maka secara otomatis kalkulasi dilakukan ulang kalau isi rumus tersebut mengacu kepada isi suatu sel. Dengan menyimpan sebagai formula dan melaksanakan copy terhadap formula, maka nilai isi sel sanggup secara otomatis dibangkitkan oleh aplikasi sehingga pengguna tidak perlu mengetik semuanya. Misalnya untuk menciptakan nomor urut suatu tabel dari 1 s/d 1000, cukup menuliskan formula bahwa isi sel tersebut yakni isi sel kolom yang sama dengan baris di atasnya ditambah satu. Formula ini di-copy, dan secara otomatis ke seribu baris bernomor urut 1 s/d 1000 tercipta dalam sekejab.

Isi sel sanggup ditampilkan apa adanya, atau dalam bentuk-bentuk grafik (kurva, batang, pie). Dengan demikian, suatu data sanggup ditambilkan dalam bentuk tabulasi maupun grafis. Dua cara tampilan untuk data yang sama ini seringkali sangat diharapkan untuk melaksanakan presentasi terhadap hasil.

Beberapa sel membentuk suatu range, dan sanggup dioperasikan secara sekaligus. Range dikenali dari sel paling pojok kiri dan paling pojok kanan.

Data yang tersimpan dalam lembar kerja sanggup pula dirurutkan menurut primary key dan secondary key, sehingga dengan gampang pengguna sanggup mendapat tampilan datanya sesuai dengan urutan tertentu.

Beberapa operasi dalam lembar kerja sanggup diprogram, sehingga pengguna tingkat lanjut sanggup menciptakan kegiatan yang disebut dengan macro.

Secara ringkas, kalau diharapkan sekumpulan data yang sanggup dimanipulasi dalam dua dimensi (baris dan kolom), dan diharapkan pula untuk melaksanakan kalkulasi serta proses statistik “sederhana”, maka pemroses lembar kerja yakni aplikasi yang tepat. Contoh pemakaian dari lembar kerja ini untuk aneka macam keperluan.

Jadi Bakir Pengenalan Bagian-Bagian Komputer Untuk Pemula


Komputer merupakan kumpulan alat elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang saling bekerja sama, dan membentuk sebuah sistem yang rapi untuk menghasilkan data yang akurat sesuai dengan apa yang diperintah, dimana komponen tersebut sanggup bekerja jikalau mengalir arus listrik. Satu persatu komponen komputer disebut juga hardware atau perangkat keras, sedangkan isi dari keseluruhan komputer disebut software atau perangkat lunak.

Kali ini saya akan menjelaskan bagian-bagian yang terdapat pada komputer untuk pemula. Satu set komputer umumnya terdiri atas bagian-bagian:

  1. Monitor, berbentuk mirip pesawat televisi
  2. CPU (Central Processing Unit), umumnya berbentuk kotak yang diletakkan secara mendatar (biasa disebut bentuk desktop) atau menjulang (disebut bentuk tower/menara)
  3. Keyboard, berbentuk mirip papan ketik dengan tombol-tombol bertuliskan aksara A - Z, angka 0 – 9, dan fungsi-fungsi khusus.
  4. Mouse, berbentuk mirip tikus dengan kabel panjang yang terhubung ke CPU. Ada tombol yang sanggup ditekan (biasanya berjumlah dua) dan di penggalan tengah terdapat tombol putar/geser. Bagian bawah mouse terdapat bola yang sanggup bergulir ke segala arah (pada model terakhir sudah dipakai lampu LED sebagai pengganti bola)
  5. Sepasang (atau lebih) speaker
  6. Stabilizer/Stavol, berbentuk kotak, biasanya ada jarum penunjuk daya di depannya.
  7. Printer, untuk mencetak dokumen/gambar/file dari komputer ke kertas

Beberapa pola perangkat lain yang mungkin dihubungkan dengan komputer:

  1. Scanner
  2. Headset/Mikrofon
  3. Telepon selular (via kabel data)
  4. Modem (mode eksternal)
  5. Jaringan lokal (LAN) (membutuhkan kartu ethernet)
  6. Plotter
  7. Tablet/Digitizer

Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer


Menghidupkan Komputer

  1. Pastikan komputer dan monitor sudah terhubung ke listrik. Nyalakan stabilizer dengan menekan switch power hingga lampu indikator menyala dan jarum penunjuk bergerak ke kanan.
  2. Nyalakan juga komponen yang terhubung eksklusif dengan listrik, contohnya monitor, printer, atau speaker.
  3. Cari penggalan depan CPU, temukan dua tombol yang sanggup ditekan
  4. Tombol untuk menghidupkan komputer biasanya mempunyai ciri-ciri:
  5. Bentuknya lebih besar
  6. Bertuliskan Power
  7. Jika tidak ada tulisannya, terdapat gambar  di akrab tombol
  8. Tombol lain ialah tombol Reset yang mempunyai kegunaan untuk membebaskan komputer dari kondisi Hang dengan memulai ulang komputer tanpa mematikannya. Ciri-cirinya: a. Bentuknya lebih kecil, bahkan adakala sangat kecil. Bertuliskan Reset
  9. Pada komputer produksi usang (1997 ke bawah), pemfokusan tombol Power harus cukup besar lengan berkuasa (biasanya hingga berbunyi Klik). Namun untuk komputer generasi terakhir (produksi 1997 hingga sekarang), pemfokusan tombol Power cukup dengan sentuhan lembut, hingga lampu indikator menyala.
  10. Bila terdengar suara Bip satu kali, maka komputer sudah hidup dan siap melanjutkan ke tahap sistem operasi (Windows)

Mematikan Komputer
Pada sistem operasi Windows, mematikan komputer disebut Shut Down. sebenar ada beberapa cara sih. Tapi saya pilih yang paling simpel untuk mematikan PC/Laptop. Dengan cara menekan tombol Alt + F4, kemudian enter.

Struktur dan Fungsi Tombol Keyboard


Secara umum, struktur tombol pada keyboard terbagi atas 4, yaitu:

  1. Tombol Ketik (typing keys). Tombol ketik ialah salah satu penggalan dari keyboard yang berisi aksara dan angka serta tanda baca. Secara umum, ada 2 jenis susunan aksara pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak dipakai hingga ketika ini ialah susunan QWERTY.
  2. Numeric Keypad. Numeric keypad merupakan penggalan khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun ibarat kalkulator dan alat hitung lainnya.
  3. Tombol Fungsi (Function Keys). Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini sanggup dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.
  4. Tombol kontrol (Control keys). Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini ialah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc).

Oleh sebab itu, dalam postingan kali ini juga dijelaskan fungsi dari setiap tombol keyboard yang ada, diantaranya :

  1. Tombol ALT berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya mirip F4 contohnya yang mempunyai kegunaan untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.
  2. Tombol CTRL akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya mirip tombol C atau disebut juga CTRL-C akan mempunyai kegunaan untuk menyalin saatu objek yang ditunjuk ke dalam clipboard, yang nantinya sanggup disalinkan pada area kerja yang ditentukan dengan memakai CTRL-V.
  3. Tombol F1 – F12 ialah tombol fungsi yang pemanfaatannya diubahsuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya dipakai untuk menampilkan sajian Help yang akan menunjukkan klarifikasi mengenai aplikasi yang sedang berjalan
  4. Tombol ESC (Escape) ialah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
  5. Tombol Enter ialah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga sanggup berarti menyisipkan baris kosong atau baris gres pada proses pemasukan text.
  6. Pada Window dialog, menekan tombol TAB berarti pindah ke field atau kawasan isian atau pilihan berikutnya. Pada ketika proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
  7. Tombol Arah berfungsi menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.
  8. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Backspace akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
  9. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Delete akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
  10. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Home akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
  11. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol End akan mengakibatkan kursor berpindah ke final baris dimana kursor berada.
  12. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Page Up akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
  13. Berguna pada ketika proses pengetikan. Menekan tombol Page Down akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.

Fungsi tombol secara khusus pada pengunaa browser ialah sebagai berikut:
Ctrl A :Memblok keseluruhan.
Ctrl C :Menambah alamat halaman web yang sedang dibuka ke favorites.
Ctrl E :Menampilkan/menyembunyikan search.
Ctrl F :Mencari halaman web.
Ctrl H :Menampakan/menyembunyikan history.
Ctrl I :Menampilkan/menyembunyikan faforites.
Ctrl O :Menampilkan kotak obrolan open.
Ctrl P :Mencetak halaman web yang sedang dibuka.
Ctrl R :Merefresh galaman web terbaru.
Ctrl V :Mem paste isi clipboard.
Ctrl W :Keluar dari amplikasi dan menutup jendela.
Ctrl X :Memotong blok terpilih.
Ctrl Z :Membatalkan perintah dan menutup jenjdela.
F1 :Fasilitas help.
F3 :Memunculkan/menghilangkan kafetaria search explorer.
F4:Daftar drop down dari kotak address.
F5 :Merefres halaman web yang aktif.
F10 :Mengarahkan fokus ke sajian bar.

Ada beberapa kegiatan aplikasi untuk mengetik, antara lain:


  1. Notepad dan WordPad ialah kegiatan bawaan Windows yang sanggup dipakai untuk mengetik dokumen sederhana
  2. Word, produksi Microsoft, biasanya diinstalasi bersama kegiatan Microsoft Office
  3. Works, produksi Microsoft, merupakan versi ringan dari Microsoft Office
  4. WordPerfect, produksi Corel
  5. WordPro, produksi Lotus, penggalan dari Paket SmartSuite
  6. StarWrite, produksi Sun Microsystems, penggalan dari paket StarOffice
  7. OpenOffice.org Writer, mirip dengan StarWrite, diedarkan secara gratis

Bagian-Bagian Window


  1. Title Bar, memuat judul dokumen/file dan aplikasi yang digunakan
  2.  Icon operasi window (sudut kiri)
  3. Tombol minimize, maximize, close (sudut kanan)
  4. Menu Bar
  5. Icon Bar
  6. Scroll Bar, untuk menggulung dokumen/file ke atas/bawah, dan kiri/kanan
  7. Status Bar

Pengenalan Mouse


Bagian-Bagian Mouse

  1. Tombol mouse, sanggup berjumlah satu (untuk Mac), dua, atau tiga
  2. Scroller, berupa roda berlapis karet, khususnya terdapat pada mouse-mouse keluaran terbaru, pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft dengan IntelliMouse tahun 1997, bersamaan dengan software Office 97
  3. Bola penggerak, yang memungkinkan mouse digerakkan ke segala arah. Bola sanggup dilepas dengan membuka epilog penggalan bawah, untuk membersihkan roller.
  4. Lampu (LED) dan Sensor optik (LDR) terdapat di penggalan dalam atau di penggalan bawah (untuk mouse optik)

Biasanya mouse memakai mouse pad (alas mouse) untuk memperlambat pengotoran roller atau menambah akurasi gerakan mouse optik, dan juga mengurangi kelelahan tangan.
Gerakan Dasar Mouse

  1. Menggerakkan mouse sesuai arah pointer yang diinginkan di layar
  2. Klik tombol kiri, untuk membuka sajian atau menentukan item di layar, berupa icon, file, opsi menu, atau objek lain
  3. Dobel klik tombol kiri, untuk mengeksekusi kegiatan aplikasi atau membuka file (dobel-klik pada title kafetaria akan memaksimasi window)
  4. Klik tombol kanan, untuk memunculkan context sajian atau sajian yang berafiliasi dengan objek yang sedang ditunjuk
  5. Drag and Drop, yaitu menunjuk satu objek (icon atau file), mengklik dan menahan tombol kiri, kemudian mengarahkan mouse ke tempat yang diinginkan, kemudian melepas tekanan pada tombol. Dapat dianalogkan dengan gerakan mengambil benda, menggenggam, mengarahkan, kemudian melepaskan benda di tempat yang diinginkan. Drag and drop juga dipakai untuk: a.Mengubah ukuran window, dengan mengarahkan mouse di penggalan tepi, mengklik, menyeret mouse ke arah dalam (memperkecil) atau ke arah luar (memperbesar), dan sehabis mencapai ukuran yang diinginkan, tombol dilepas. b.Melakukan penyalinan (copy), pemindahan (move) file/dokume, atau menciptakan shortcut (lakukan dengan menekan tombol kanan dan akan muncul sajian pilihan untuk ketiga operasi tersebut)
  6. Melakukan klik tombol kiri dan kanan secara bersamaan. Ini jarang digunakan.
  7. Menggulirkan scroller ke depan dan belakang untuk menggerakkan layar kegiatan aplikasi ke atas dan ke bawah. Pada beberapa kegiatan gerakan ini juga berarti melaksanakan pembesaran dan pengecilan objek/file (zooming)

Windows Explorer


Windows Explorer ialah kegiatan administrasi file dan seluruh sumber daya sistem operasi yang berafiliasi dengan komputer (perangkat keras), mirip jaringan, printer, dan panel kontrol (control panel). Tampilan windows explorer biasanya mirip nampak di bawah ini:

Hampir semua operasi sanggup dilakukan melalui windows explorer ini mulai menyalin, menghapus, memindah, mengganti nama, menciptakan file/folder baru, hingga mengakses jaringan dan internet.
  1. Menjalankan kegiatan atau membuka file dengan melaksanakan dobel-klik pada nama program/file yang ingin dibuka.
  2. Menyalin (copy) file dilakukan dengan menyeret file dari satu drive ke drive lain
  3. Memindah (move) file dilakukan dengan menyeret file dari satu folder ke folder lain dalam drive yang sama
  4. Menghapus file dilakukan dengan menyeret file ke Recycle Bin atau menekan tombol Delete. File yang dihapus dengan cara ini masih sanggup dibatalkan penghapusannya dengan menyeretnya keluar dari Recycle Bin
  5. Mengganti nama dilakukan dengan mengklik pada nama file dua kali (bukan dobel-klik) dan eksklusif menulis nama baru.
  6. Mencetak file sanggup dilakukan dengan menyeret file ke icon printer

Trik dengan klik (tombol) kanan mouse di explorer:


  1. Seret file dengan menekan tombol kanan maka akan muncul sajian Copy, Move, dan Create Shortcuts Here. Dengan ini kita sanggup melaksanakan operasi apapun pada file.
  2. Klik kanan pada Recycle Bin dan pilih Empty Recycle Bin untuk mengosongkan recycle bin atau menghapus file secara permanen.
  3. Klik kanan pada file, pilih send to, maka file akan disalin ke tujuan tertentu, mirip disket (drive A) atau folder My Documents, menciptakan shortcut di desktop, atau mengirim file melalui e-mail.
  4. Klik kanan pada file, pilih Cut untuk memindah, atau Copy untuk menyalin, kemudian pilih drive dan folder tujuan, kemudian klik kanan dan pilih Paste, maka file akan tersalin atau berpindah.
  5. Klik kanan pada file dan pilih Rename untuk mengganti nama file
  6. Klik kanan pada file dan pilih Properties untuk melihat detail file.

Trik keyboard di Windows Explorer:



  1. Tekan tombol Ctrl waktu menyeret file, maka operasi penyalinan akan menjadi pemindahan atau sebaliknya
  2. Tekan tombol Shift sambil menyeret file ke Recycle Bin atau menekan tombol Delete, maka file akan terhapus secara permanen.
  3. Gunakan kombinasi tombol berikut ini untuk operasi pemindahan atau penyalinan: Ctrl + X untuk Cut, Ctrl + C untuk Copy, dan Ctrl + V untuk Paste.
  4. Tekan Ctrl + Z untuk membatalkan operasi terakhir yang gres dilaksanakan
  5. Tekan Ctrl + A untuk menentukan semua file/folder yang sedang ditampilkan
  6. Tekan F1 untuk memunculkan Help, F2 untuk mengganti nama file/folder, F3 untuk mencari file, F5 untuk memperbarui (refresh) tampilan.

Jadi Pintar Hapus Aplikasi Pc/Laptop Yang Tidak Dibutuhkan


Menghapus aplikasi agar kinerja PC/laptop lebih maksimal. Aplikasi ialah perangkat yang berinteraksi dengan pengguna untuk mengolah atau memperlihatkan layanan sesuai kebutuhan. Mulai dari pengolah kata, musik, video, gambar, browsing, dan lain sebagainya. Namun tidak sedikit juga pengguna (terutama pemula) menginstal aplikasi yang berlebihan, tidak disadari bahwa itu membebani perangkat keras menyerupai processor, RAM, hard disc, dan lain-lain.

Aplikasi yang berlebihan yang sesungguhnya tidak dibutuhkan, biasanya mereka melihat PC/Laptop teman ada aplikasi ini itu dan tertarik untuk memasang juga di laptopnya, padahal beliau sendiri tidak membutuhkannya. Prinsipnya “asal pakai dan asyik kalau ada sekian aplikasi di laptop” yang kemudian akan menciptakan kinerja perangkat keras melemah atau bahkan dapat error.

Contoh sederhana. CorelDraw, aplikasi untuk menciptakan gambar/logo. Jika anda tidak punya kebutuhan untuk menciptakan gambar/logo, ya jangan pasang aplikasi ini. Buat apa coba?

Atau memasang aplikasi lebih dari satu dengan fungsi yang sama

  1. Musik : Winamp dan Aimp
  2. Video : KMPlayer dan GOMPlayer
  3. Browsing : Mozilla Firefox, Google Chrome, Facebook, twitter, opera, dan lainnya

Jika aplikasi diatas anda pasang semua, itu namanya berlebihan. Pasang salah satu saja dari teladan yang aku sebutkan agar kinerja PC/laptop anda dapat maksimal. Seperti aku (misal):

  1. Microsoft Office : untuk membantu pekerjaan aku sebagai admin sekolah dan blog
  2. Photoshop : sebab memang sering edit gambar anak aku dan gambar artikel blog
  3. Nero : membantu aku untuk menciptakan arsip file ke VCD/DVD
  4. Tune Up : untuk membersihkan sampah pada laptop saya
  5. IZArc : untuk mengompres file/folder
  6. Foxit Phantom : untuk membaca file PDF
  7. Mozilla Firefox : terang buat ngeblog, blogwalking dan lainnya
  8. Corel Draw : ini juga yang aku butuhkan, sebab memang aku sering menciptakan logo untuk membantu sekolah lain yang belum punya. Seperti kini nih, ada 32 sekolah yang minta dibuatin logo. Hadeh… pusing 64 keliling. Tapi Alhamdulillah masih sempet ngeblog dan blogwalking.

Lalu bagaimana dengan aplikasi bawaan windows? Dalam hal ini bukan menghapus, tapi menonaktifkan fitur-fitur yang tidak dibutuhkan. Caranya gampang, pada kolom search di start menu, ketik "Windows Features" tanpa tanda kutip, kemudian enter. Kemudian hilangkan tanda centang pada fitur yang tidak anda butuhkan.

Bukankah kita dianjurkan untuk berhemat? Perangkat pun juga harus hemat, sebab ujung-ujungnya uang. Jika PC/Laptop anda simpel error, nge-blank, sering macet, itu tandanya ada perangkat yang sudah stadium akhir. Gimana, anda mau hemat???

Seperti kata teman saya: "Hai orang-orang yang beriman, barang siapa diantara kau sekalian sering ber-SMS ria, pasti kau akan tersiksa di hari pengisian pulsa"

Tuesday, 1 October 2019

Jadi Arif The Theme And Background Determine Power Point


Menentukan tema dan background office power point. Themes atau Tema standar yaitu kombinasi warna, font, dan imbas yang sanggup diterapkan untuk presentasi. PowerPoint menyediakan tema built-in yang memungkinkan kita untuk dengan gampang membuat presentasi profesional tanpa menghabiskan banyak waktu. Setiap tema mempunyai background yang terkait dengan gaya yang sanggup diterapkan pada slide untuk mengubah tema.

Seperti mengubah tema, warna dan menentukan jenis font tema tersebut. Simak penjelasannya dibawah, plus file download PDF.

A. Tema Latar Belakang Presentasi

Bila Anda membuat presentasi gres di PowerPoint sudah ada tema yang diterapkan meskipun slide latar belakang putih. Tema default ini disebut Office Theme. Office Theme terdiri dari latar belakang putih, dan font Calibri aneka macam ukuran untuk judul dan tubuh teks. Anda sanggup juga memasukkan tema yang Anda ambil dari sumber lain contohnya dari internet. Pilihan lain yaitu dengan memodifikasi tema yang sudah ada menjadi sebuah tema baru.

Anda sanggup menerapkan tema yang berbeda pada slide sebelum Anda menambahkan teks atau membuat perubahan pada slide standar. Sebuah laba dari hal ini yaitu bahwa lokasi dari teks tidak akan bergerak. Jika Anda menerapkan tema sehabis memasukkan teks pada slide, teks dan Text box mungkin berpindah tergantung pada tema yang Anda pilih.

Sebuah laba dari memasukkan teks Anda sebelum menerapkan beberapa tema yang gres yaitu bahwa fitur preview memungkinkan Anda untuk melihat bagaimana tema akan mensugesti teks.
  • Klik panah drop down untuk mengakses semua tema.
  • Gerakkan mouse diatas tema untuk melihat preview eksklusif dalam presentasi.
  • Klik salah satu untuk menerapkan tema ke slide.
  • Jika Anda ingin tema tambahan, silahkan koneksi ke internet dan kunjungi tema yang disediakan oleh pengelolah Microsoft Office.

B. Modifikasi Tema

Anda juga sanggup mengubah warna tema yang sekarang, huruf, dan efek. Misalnya, jikalau Anda menerapkan tema Urban, namun ingin memakai lebih banyak warna merah dalam presentasi, Anda sanggup mengubah warna tema dan membuat yang baru. Jika Anda menentukan untuk memakai gaya font Verdana sehingga presentasi Anda font akan sesuai dengan logo perusahaan dan bahan-bahan, Anda sanggup mengubah kombinasi karakter dan menyimpannya.

Mengubah Warna Tema
  • Pilih perintah [Color] di grup [Themes] di tab [Design].
  • Gerakkan mouse melalui kelompok warna untuk menampilkan preview eksklusif dari kombinasi warna yang dipilih pada slide.
  • Klik warna pilihan untuk memilihnya.

C. Mengubah Warna Tema Baru

Jika Anda belum puas dengan warna tema yang sekarang, Anda bisah mengubahnya menjadi beberapa kombinasi warna yang lain sesuai kebutuhan Anda. Caranya yaitu lakukan langkah-langkah berikut;
  • Pilih perintah [Color] di grup [Themes] di tab [Design].
  • Klik [Create New Theme Colors] dari menu. Sebuah kotak obrolan akan muncul.
  • Klik pilihan warna untuk menampilkan menu. Pilih sebuah warna untuk mengubah warna pada slide.
  • Masukkan nama untuk tema gres dengan kombinasi warna yang juga baru.
  • Klik [Save] untuk menutup jendela
Memilih Font Tema Yang Sudah Tersedia
  • Pilih perintah [Font] di grup Tema di tab [Design].
  • Gerakkan mouse melalui grup font untuk menampilkan preview eksklusif dari kombinasi font pada slide yang dipilih.
  • Klik pilihan font untuk memilihnya.

Modifikasi Font Untuk Tema Baru
  • Pilih perintah [Font] di grup [Themes] di tab [Design].
  • Klik [Create New Theme Font]. Sebuah kotak obrolan akan muncul .
  • Pilih font gres dengan memakai hidangan drop down.
  • Masukkan nama untuk kombinasi font tema yang baru.
  • Klik [Save].
Memberi Efek Khusus Pada Tema
  • Pilih perintah [Effect] dalam grup [Themes] di tab [Design]. Sebuah hidangan akan muncul.
  • Pilih salah satu imbas dari pilihan menu.

D. Memilih Latar Belakang

Background Styles atau latar belakang sanggup ditambahkan ke slide sehabis tema diterapkan. Dengan gaya dan variasi warna menurut tema. Bila Anda beralih ke tema yang berbeda, style latar belakang diperbarui menurut tema warna baru.

Memilih Background Style
  • Klik perintah [Background Styles] dalam latar belakang di grup tab [Design].

file disini
  • Klik salah satu model latar belakang untuk memilihnya. Latar belakang yang gres akan muncul pada slide.
  • Anda sanggup juga mencari gambar dalam komputer Anda untuk dijadikan latar belakang dengan cara menentukan [Format Background] pada gambar diatas kemudian menentukan pilihan Picture

Jadi Cendekia Tutorial Cara Mengoperasikan Ms Excel Untuk Pemula


Tutorial Excel Untuk Pemula. Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel yaitu sebuah kegiatan aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibentuk dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini mempunyai fitur kalkulasi dan pembuatan grafik, dengan memakai taktik marketing Microsoft yang agresif, menimbulkan Microsoft Excel sebagai salah satu kegiatan komputer yang terkenal dipakai di dalam komputer mikro hingga ketika ini.

Bahkan, ketika ini kegiatan ini merupakan kegiatan spreadsheet paling banyak dipakai oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, sejak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan kepingan dari Microsoft Office System, dan versi terakhir yaitu versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007. Sebelum mulai memasuki pembahasan Microsoft Excel, ada baiknya kita mengenal lebih dulu bagaimana tampilan Microsoft Excel itu, beserta beberapa istilah-istilah umum yang akan digunakan.

Dalam Microsoft Excel terdapat 4 komponen utama yaitu :

1. Row Heading


Row Heading (Kepala garis), yaitu penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif. Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu kepingan dari penunjuk sel (akan dibahas sesudah ini). Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel yaitu 65.536 baris.

2. Column Heading


Column Heading (Kepala kolom), yaitu penunjuk lokasi kolom pada lembar kerja yang aktif. Sama halnya dengan Row Heading, Column Heading juga berfungsi sebagai salah satu kepingan dari penunjuk sel (akan dibahas sesudah ini). Kolom di simbol dengan huruf A – Z dan gabungannya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB s/d AZ kemudian kolom BA, BB s/d BZ begitu seterus hingga kolom terakhir yaitu IV (berjumlah 256 kolom). Sungguh suatu lembar kerja yang sangat besar, bukan. (65.536 baris dengan 256 kolom).

3. Cell Pointer


Cell Pointer (penunjuk sel), yaitu penunjuk sel yang aktif. Sel yaitu perpotongan antara kolom dengan baris. Sel diberi nama berdasarkan posisi kolom dan baris. Contoh. Sel A1 berarti perpotongan antara kolom A dengan baris 1.

4. Formula Bar


Formula Bar, yaitu daerah kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula kafetaria sanggup diketikkan =A1+B1 .

Tutorial Cara Mengoperasikan Ms Excel Untuk Pemula

Menggerakkan Penunjuk Sel (Cell Pointer)


Cell Pointer berfungsi untuk penunjuk sel aktif. Yang dimaksud dengan sel aktif ialah sel yang akan dilakukan suatu operasi tertentu. Untuk menggerakan ponter dengan Mouse sanggup dilakukan dengan meng-klik sel yang diinginkan. Untuk sel yang tidak kelihatan kita sanggup memakai Scroll Bar untuk menggeser layar hingga sel yang dicari kelihatan kemudian klik sel tersebut. Untuk kondisi tertentu kita lebih baik memakai keyboard. Berikut daftar tombol yang dipakai untuk menggerakan pointer dengan keyboard :

Tombol Fungsi
← ↑ → ↓ Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
Tab Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Home Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp Pindah satu layar ke atas
PgDn Pindah satu layar ke bawah
Alt + PgUp Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya
Ctrl + PgDn Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar sebelumnya

Semoga Download Tutorial Excel Untuk Pemula bermanfaat dan selamat mencoba...

Monday, 30 September 2019

Jadi Cendekia Cara Menciptakan Tombol Sosial Media Di Blog Terbaru 2016


Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016. Sosial media (sosmed) semakin hari semakin berkembang pesat dikalangan dan banyak diminati oleh semua kalangan. Tak lupa bagi para blogger, seakan ini menjadi kewajiban untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Oleh karenanya, para blogger mempublikasikan akun sosmed mereka di blog masing-masing, tentu saja dengan banyak sekali modifikasi semoga terlihat lebih bagus.

Sebenarnya sudah banyak sih dibahas di blog lain, tapi gak ada salahnya saya pun juga ikutan nge-share tutor cara menciptakan tombol sosial media terbaru dan terkeren tahun 2016 ini. Yuk simak cerita selanjutnya...

Model pertama


  • Letakkan instruksi css ini diatas ]]></b:skin> atau </style>

.rss,.email,.fb,.tw,.plus{margin-right:5px;}
#social a:hover {background-color: transparent;opacity:0.7;}
#social img {transition: all 0.8s ease-in-out;}
#social img:hover {transform: rotate(360deg);}
  • Selanjutnya pastekan instruksi HTML ini dimana saja sesuai selera. saran saja di sidebar paling atas, jangan di bawah artikel alasannya yaitu ini bukan tombol share.

<div id="social">
<a class="rss" title="Jadi Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016" href="#" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpkrm8AhL0rTUltMqRi-MLmC_U3ODH5cVoZLPZepQ88o_YoH8ZegvQxufxLMPPW2SePZq8YeUJGNYFtTN6KwHKzPoj2WL3YWAkOibJTla1l8Y_WExgD5i7WFIwMDrzGpogjCBqmDP5eq0/s48-Ic42/RSS.png" alt="Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Kaprikornus Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016"/></a>
<a class="email" title="Jadi Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016" href="#" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilmr4QWFmynYaI9KUSN5RSVm508wo1nvqObTRM8s2mz-3s7MVtROYECEHkdStb9qGd1tadeQmXR5GlkApN4813dLX1XGspmEXtDtyYpW9xJwq2_oeDmV46JJEQcbFXdmRZV2ir-QlTI7c/s48-Ic42/RSS-EMAIL.png" alt="Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Kaprikornus Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016"/></a>
<a class="fb" title="Jadi Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016" href="#" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgl6FLxv7lm2BYx0fpEnrf9UbengrNEo8iSMCjLxVHc1Un6mu59XtIXqWdq-W2F7wXyKnVrPjHiSlH2clCvNjwH7a-IRhl-AP_4nhn1ooucNbdMC_CincH22EINwRAyZK1j013BOmtpPVw/s48-Ic42/FACEBOOK.png" alt="Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Kaprikornus Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016"/></a>
<a class="tw" title="Jadi Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016" href="#" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT5Hhktsi5ezsKYWiu-3pnnq-4nVQMrVzDEmpKEmmNdq2kPcFIZjHemddfVv10qBtLIdaHa0RZU4zgw7J9YYSgdggU0sBTkUmFJLkTBB8Sag2VraIYWXy162PruJ9EOYJjp96Ny8iO-rs/s48-Ic42/TWITTER.png" alt="Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Kaprikornus Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016"/></a>
<a class="plus" title="Jadi Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016" href="#" target="_blank"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmaIAEPQ7R8oEUEdNdPeP6wQKUwdmf5qDY1fcSkjAj3OIpKsmRTpigdhL0KRbAVQSJFLVXFGXLjpq2LANL691sBWpFE9oE0T7jDJtNu7N2KQBDnOvNwNFlpgIlSMyUO_dEpTUR2H3XLV8/s48-Ic42/GOOGLE-PLUS.png"alt="Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Kaprikornus Pintar Cara Membuat Tombol Sosial Media di Blog Terbaru 2016"/></a>
</div>

Silahkan ganti # dengan url akun sosmed anda.
Selesai semoga beruntung... ups kayak ikut undian saja. hehe...

Demo

Model kedua


  • Kode CSS

.social{clear:right;float:left;list-style:none;margin: 0px;margin-top: 8px;padding:0px;}
.footer .social{float:none;}
.footer .social li a{margin:0 5px 8px 0;}
.social li{display:inline-block;text-indent:-999em;}
.social li a{display:block;width:32px;height:32px;margin-left:5px; background-image:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihsMmrR8zmFA6ZY8dLMxxBkdN-y5YJxe3Mzc-TTi-t1lbB_53eCWZv7NdMj0liJAPGBEN7A_csQJy0jg6Q6WuQFBj_xoFRbkOy8qC2fZa4Om2lSGr15sZT8uRoObwTjMIrgamJDqRWWxEz/s1600/Social.png);background-repeat:no-repeat;border-radius:16px;background-clip:padding;}
.social li:first-child a{margin-left:0;}
.social li a:hover{border-top-left-radius:0px;}
.social li a.facebook:hover{background-color:#3c5fac;}
.social li a.twitter{ background-position:-32px 0;}
.social li a.twitter:hover{background-color:#5ec3df;}
.social li a.rss{background-position:-96px 0;}
.social li a.rss:hover{background-color:#ff9900;}
.social li a.google{background-position:-256px 0;}
.social li a.google:hover{background-color:#c63d2d;}
.social li a.youtube{background-position:-384px 0;}
.social li a.youtube:hover{background-color:#c8312b;}
.social li a.pinterest{background-position:-416px 0;}
.social li a.pinterest:hover{background-color:#cb2027;}
.social li a.tumblr{background-image: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqkKLpYzVdHa98JWqPkAGK4cGhqCRlrtS-D99kloSCHtNdvZp4CnKA02O0cKhgR7tLWH0VoYuFPhmmyvX7GWCW89eY4wDWFLhxXuW6uMDf4jXwu5xn2wsOxBQXhLJGB65MXmor9yGZA05C/s1600/tumblr.png);}
.social li a.tumblr:hover{background-color:#2C4762;}
.social li a{background-color:#bbb;transition: all 0.3s ease-out;}
  • Kode HTML

<ul class='social'>
<li><a class='google' href='#' target='_blank'>Google+</a></li>
<li><a class='facebook' href='#' target='_blank'>Facebook</a></li>
<li><a class='twitter' href='#' target='_blank'>Twitter</a></li>
<li><a class='youtube' href='#' target='_blank'>LinkedIn</a></li>
<li><a class='rss' href='#' target='_blank'>RSS</a></li>
<li><a class='pinterest' href='#' target='_blank'>Pinterest</a></li>
</ul>

Demo

Pemasangannya sama dengan model pertama

Friday, 13 September 2019

Jadi Bakir Cara Paling Simple Sinkron Waktu Dan Tanggal Pc / Laptop Windows 7 Online


Artikel ini bermula dari matinya lampu / listrik yang menciptakan PC mati mendadak tanpa melaksanakan shutdown terlebih dahulu, sehingga ketika PC dihidupkan lagi menciptakan jam / tanggal tidak cocok alias kembali ke default. Rasanya sedikit males kalau harus setting jam / tanggal secara manual, melihat jam dinding rumah, HP, dan lainnya. Jika tidak, kita sendiri malah kebingungan sebab jam / tanggal tidak cocok. Apalagi anda sering browsing memakai Google chrome yang tidak mau kompromi dengan hal ini.


Untuk mengatasi hal tersebut, ternyata ada cara yang sangat simple untuk mencocokkan jam PC atau laptop dengan cara sinkron waktu sistem secara online tanpa harus browsing.

Nah kalau anda mengalami hal yang sama dengan saya, sebaiknya gunakan tips dan trik dari aku perihal Cara Paling Simple Sinkron Waktu dan Tanggal PC / Laptop Windows 7 Online berikut ini:

  1. Pastikan PC / laptop anda dalam keadaan online
  2. Kemudian klik jam / tanggal yang ada di pojok kanan bawah
  3. Klik Change date and time setting
  4. Pada Date and time silahkan atur terlebih dahulu zona waktu anda.
  5. Pada Internet time > Change setting > Update now. Tunggu beberapa ketika hingga ada notifikasi "The clock was successfully synchronized with time.windows.com" tergantung koneksi internet anda, Lalu oke.

Selesai gampang dan simple bukan? kini jam dan tanggal PC / Laptop anda sudah sinkron dengan internet. Itulah Cara Paling Simple Sinkron Waktu dan Tanggal PC / Laptop Windows 7 Online tanpa browsing. Semoga berguna...

Saturday, 10 August 2019

Jadi Berakal Cara Simple Mengunci Judul Tabel Ms Excel Tetap Berada Diatas


Cara Simple Mengunci Judul Tabel MS Excel Tetap Berada Diatas. Dalam pembuatan file berbentuk tabel biasanya aku memakai MS Excel, entah itu untuk keperluan sekolah ataupun pribadi. Dengan memakai MS Excel, pembuatan tabel jauh lebih gampang dari MS Word yang masih harus insert table dan mengaturnya secara manual. MS Excel menawarkan fitur lebih apalagi yang berkaitan dengan angka.

Setiap kita menciptakan tabel tentunya ada judul pada kolom paling atas yang kalau kita scroll kebawah (jika file memanjang kebawah) judulnya akan ikut keatas, sehingga menciptakan kita lupa ini kolom untuk baris apa, nama alamat dll.

Namun ada trik untuk menciptakan judul tabel tidak ikut keatas ketika kolom di scroll kebawah alias tetap kelihatan judulnya, dalam dunia blogging dikenal dengan istilah "position:fixed" yang biasa dipakai untuk header blog.

Oke eksklusif ke poin cara menciptakan atau mengunci judul tabel tetap berada posisi diatas layar. Ikuti langkahnya sebagai berikut:

  1. Saya anggap anda sudah menciptakan tabel dengan MS Excel
  2. Letakkan kursor pada baris dibawahnya baris judul tabel sebelah kiri
  3. Sedikit melirik keatas pada bab menu, ada home, insert, page layout, formula, data, dll. Kelihatan kan?
  4. Kemudian silahkan klik hidangan View kemudian klik Freeze Panes
  5. Ada sesuatu yang muncul tuh, klik Freeze Panes urutan paling atas.
  6. Sekarang coba scroll kebawah tabelnya dan selesai.
  7. Mudah toh? Seperti gambar animasi diatas

Sekarang judul tabel dalam keadaan position:fixed menyerupai header blog ini. Itu saja dari aku perihal Cara Simple Mengunci Judul Tabel MS Excel Tetap Berada Diatas, agar sanggup menawarkan manfaat untuk kita semua. Selamat bekerja...

Jadi Cerdik Penting ! Lakukan 4 Hal Sesudah Install Ulang Windows 7


Windows merupakan sistem operasi yang paling banyak dipakai diseluruh dunia tak terkecuali Indonesia untuk menyebarkan macam perangkat; laptop, PC / computer, netbook, dan lainnya. Perorangan / pribadi, ataupun perkantoran sebagai penunjang kebutuhan sehari-hari. Seperti browsing, blogging, sekedar menciptakan dan menyimpan data, gambar, video, MP3, dan lain-lain.

Saat anda membeli salah satu perangkat yang saya sebutkan diatas, tentunya windows dan aplikasi lainnya termasuk driver sudah terinstall alias siap pakai dengaan semua fitur yang sanggup memudahkan anda. Beda halnya kalau computer / laptop anda install ulang, tentu saja anda tidak punya software windows yang berlicensi resmi alasannya yakni harus membeli dengan harga yang tidak murah. Karena itu, pastilah anda memakai windows yang sudah di modifikasi oleh para ahli. Entah anda pinjam, minta, atau dibawa ke service untuk install ulang windows.

Jika demikian, maka ada beberapa yang harus anda lakukan supaya anda merasa nyaman memakai computer / laptop tersebut tanpa ada gangguan system. Seperti windows diblokir secara online yang menciptakan layar menjadi blank atau gak mau hidup lagi.

Berikut hal yang harus anda lakukan sesudah windows di install ulang:

1. Matikan Action Center


Start > control panel > System and Security > Action Center. Setelah anda masuk, kemudian silahkan klik Change Action Center Settings kemudian hilangkan / hapus semua ceklis yang ada, dan klik OK.

Masih di Action Center, klik change user account control settings yang berada dibawah Change Action Center Settings. Kemudian tarik kebawah icon notify menjadi never notify dan OK.

2. Matikan Windows Firewall


Jangan beranjak dulu dari System and Security. Klik Windows Firewall. Klik turn windows firewall on or off. Pada home or work dan public network, centang keduanya pada posisi turn off kemudian OK

3. Matikan Windows Update


Jangan bengong ya! dibawahnya Windows Firewall itu ada Windows Update, silahkan klik. Kemudian Change settings. Pada important update, pilih dan ubah menjadi never check for update kemudian hilangkan tanda centang dibawahnya pada Remmended update dan who can install update. Dan OK

4. Install Driver


Ini juga penting! Driver berkhasiat untuk memaksimalkan kinerja computer / laptop. Dalam driver tersimpan banyak aplikasi yang sanggup anda pilih sesuai kebutuhan anda. Saran saya, install aplikasi yang sering anda butuhkan menyerupai VGA, Wifi, Realtek, cursor, pendukung video, music, internet, Bluetooth, dan lain-lain.

Jika driver tidak di install, maka computer / laptop yang paling super canggih bin mutakhir milik anda tetap saja kuper. Bayangkan anda membeli laptop dengan harga 6 juta lebih dengan spesifik processor core i7, RAM 4GB, Harddisk 1TB. Tapi Bluetooth saja gak bisa, kuper kan? Laptopnya yang kuper bukan orangnya lo ya.

Begitulah menyebarkan kebiasaan saya sesudah install ulang windows 7, biar juga sanggup bermanfaat bagi anda semuanya.

Jadi Pintar Penting ! Lakukan 3 Hal Sesudah Anda Install Microsoft Office Biar Tidak Menyesal


Biasanya sehabis kita simpulan install Microsoft Office semua pengaturan berada pada posisi default yang terkadang menciptakan kita kurang nyaman menggunakan. Seperti ukuran kertas F4 yang tidak ada sehingga harus custom size paper setiap kali menciptakan document word maupun excel, terlebih lagi kalau memakai satuan inci sebab kita lebih terbiasa dengan satuan centimeter.

Untuk itu yang harus anda lakukan yaitu mematikan / nonaktifkan fungsi recent document, mengatur / merubah satuan inci menjadi centimeter, memasukkan ukuran kertas baru, mengatur save as default, memilih lokasi penyimpanan default.

1. Insert new paper size


  1. Start > Devices and Printers > Microsoft XPS Document Writer
  2. Lalu akan muncul goresan pena Print Server Properties dibagian atas (lihat gambar diatas), kemudian klik. Maka muncul kotak dialog.
  3. Pada tab forms, beri nama pada form name
  4. Pada Form description centang Metric pada units kemudian sesuaikan ukuran width dan height di bawahnya memakai centimeter kemudian OK
  5. Ukuran kertas gres sudah sanggup muncul


2. Mengatur save as dan file location secara default


Options > Save files in this format, silahkan pilih yang mana anda suka, kalau anda memakai mirosoft office 2007 biarkan saja pada posisi default. Namun kalau anda memakai MS 2010 sebaiknya ikuti tips pada artikel Cara gampang setting office 2010

Di bawahnya ada Default file location. Biasanya secara default penyimpanannya di drive C / local disk C. Sebenarnya kalau dibiarkan pun tidak duduk kasus secara default file yang kita buat akan disimpan di Drive C, namun sebaiknya jangan menyimpan file penting di drive C sebab kalau perangkat kita terkena virus atau windows error, maka file tersebut akan ikut terinfeksi alias hangus.

3. Mengatur sajian advanced


Pada sajian Advanced, disitu ada grup Show document content. beri centang pada Show text boundaries, ini sebagai garis pembatas pada margin paper. Di bawahnya Show text boundaries ada :

  1. Field shading > atur ke When selected
  2. Numeral > atur ke Context
  3. Month names > atur ke Arabic

Hal ini kalau anda mengetik goresan pena arab yang terdapat angka supaya muncul goresan pena arab


Scroll kebawah lagi pada grup Display ada:

  1. Show this number of Recent Document; ini untuk menyimpan riwayat file yang pernah dibuka / dibuat, dan hal ini kata para andal sanggup menghambat kinerja laptop dikala membuka Microsoft Office. Makara sebaiknya matikan dengan merubah ke posisi nol.
  2. Show measurement in units of; ini yaitu satuan ukuran kertas maupun margin-nya, silahkan ganti ke satuan centimeters yang merupakan satuan yang sering kita gunakan.


Itulah tips dari saya perihal setting sehabis install MS Office sesuai selera, mulai dari insert ukuran kertas baru, mengatur save as dan location file default, mengatur sajian advanced, dan lainnya. Semoga sanggup membantu...

Tuesday, 26 February 2019

Jadi Cendekia Cara Menciptakan Top Disqus Commentators For Blogger Dengan Efek Show Hide


Sistem komentar disqus banyak menjadi pilihan kaum blogger termasuk aku alasannya ialah selain tampilan yang elegan dan minimalis, disqus juga mempunyai fitur yang tak kalah anggun dengan sistem komentar lainya, menyerupai recent comment dan top commentators. Top disqus commentators ini biasa kita lihat di dashboard sendiri, namun ternyata dapat di pasang di blog juga.

Terinspirasi dari blog kompiajaib.com yang ketika ini ada tombol untuk menampilkan top disqus commentators ini, hanya saja mas adhy menyimpannya di halaman statis. Itu menciptakan aku mulai mengobok-obok browser, kali aja ada script untuk menampilkannya di blog. Akhirnya aku menemukan script ini di blog.kangismet.net untuk dipasang di sidebar sebagai widget top disqus commentators.

Akhirnya aku mencoba berinovasi untuk menampilkannya diatas kolom komentar dengan efek show hide biar tidak mengganggu ruang menyerupai yang anda lihat pada gambar animasi gif diatas. Jika anda tertarik untuk memasang top disqus commentators widget diatas kolom komentar sebaiknya ikuti langkah berikut ini: (Sebelumnya pastikan blog anda sudah terpasang jquery library dan font awesome)

1. Simpan instruksi dibawah ini diatas </head>
<style type='text/css'>
/*<![CDATA[*/
#topcomment{display:block;width:100%;margin:0 auto;padding:10px 0 0;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;height:auto}
.topcomment-sh{width:auto;height:40px;background:#fff;color:#666;margin-top:20px;text-align:center;font-size:18px;line-height:40px;position:relative;cursor:pointer;border-bottom:1px solid #ddd}
.topcomment-sh:hover{background:#337ab7;color:#fff}
#topcomment-box{background:#fff;padding:10px 20px 10px 20px;display:none}
.dsq-widget ul.dsq-widget-list{padding:0!important;margin-right:-30px!important;text-align:left}
img.dsq-widget-avatar{margin:0 10px 7px 0!important;width:58px!important;height:58px!important;padding:0!important;float:left;border-radius:3px!important}
li.dsq-widget-item{margin:0 2% 5px 0!important;padding:0 0 4px!important;list-style-type:none;clear:none!important;border-bottom:1px solid #ddd;display:inline;float:left;width:30.333333%}
a.dsq-widget-user{font-weight:500!important;display:block!important;margin-bottom:5px}
.clear{clear:both!important}
/*]]>*/
</style>

yang aku tandai, kalau sudah ada dihapus saja.

2. Kemudian cari css untuk komentar disqus, biasanya menyerupai ini
#comments{background:#fff;clear:both;margin:20px 0;line-height:1em;padding:5px 20px}
ubah margin-nya menjadi margin:0px!important;

3. Selanjutnya silahkan copy instruksi berikut:
<div class='topcomment-sh' onclick='toggleNavPanel2(&apos;topcomment-box&apos;)'><i aria-hidden='true' class='fa fa-comments'/><span id='topcomment-button'> Show Top Commentators</span></div>
<div id='topcomment-box'>
<div class='dsq-widget' id='topcomment'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
document.write("<scr" + "ipt type=\"text/javascript\" src=\"https://username.disqus.com/top_commenters_widget.js?num_items=15&hide_mods=1&hide_avatars=0&avatar_size=32\"></scr" + "ipt>");
//]]>
</script>
</div>
<div class='clear'/>
</div>

lalu simpan sempurna dibawah instruksi ini
<b:includable id='comments' var='post'>
Jika blog anda memakai 3 sistem komentar, silahkan simpan sempurna dibawah instruksi ini:
<div class='disqus-box' id='disqus-box'>

Keterangan:
username : ganti dengan user nama disqus anda
num_items : jumlah tampilan (silahkan atur jumlahnya)
hide_mods : sembunyikan komentar admin (1 sembunyi, 0 tampil)
hide_avatars : sembunyikan gambar (1 sembunyi, 0 tampil)
avatar_size : mengatur ukuran gambar user

4. Terakhir silahkan simpan script dibawah ini diatas </body>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function toggleNavPanel2(e){var t=document.getElementById(e),c=document.getElementById("topcomment-button"),l="block";t.style.display==l?(t.style.display="none",c.innerHTML="Show Top Commentator"):(t.style.display="block",c.innerHTML="Hide Top Commentator")}
$("#topcomment a").filter(function(){return this.hostname&&this.hostname!==location.hostname}).attr('rel', 'nofollow').attr('target', '_blank');
//]]>
</script>

Bagaimana, gampang kan? selamat mencoba...

Referensi:
/search?q=membuat-parse-tool-untuk-text-style
/search?q=membuat-parse-tool-untuk-text-style

Jadi Terpelajar Cara Menciptakan Top Disqus Commentators Pada Pesan Komentar


Setelah kemarin saya sudah menciptakan artikel ihwal cara menciptakan top disqus commentators diatas kolom komentar, saya rasa sudah cukup praktis untuk di modifikasi ulang sesuai selera. Namun ternyata masih ada yang kesulitan memasang top disqus commentators ini ke dalam kotak pesan komentar disqus. Karena itu disini saya akan menyebarkan kepada para sobat blogger tips dan trik memasangnya kedalam pesan komentar.

Sebelumnya ada 2 hal dan cara yang harus diperhatikan; bahwa ada kotak pesan komentar disqus untuk 3 sistem komentar menyerupai blog kompiajaib.com, ada pula kotak pesan komentar untuk komentar disqus saja menyerupai pada blog ini. Makara perhatikan langkah-langkahnya dan jangan sambil tidur agar tidak nyasar kemana-mana, dan pastikan blog anda sudah terpasang jquery library dan font awesome.

Model pertama untuk pengguna 3 sistem komentar


Pastikan bahwa blog anda sudah memakai kotak pesan untuk 3 sistem komentar. Jika belum, silahkan buat kotak pesan pada url postingan KompiAjaib dibawah ini:
/search?q=cara-membuat-top-disqus-commentators

Selanjutnya kita akan menyisipkan top disqus commentators pada kotak pesan disqus.

1. Silahkan cari instruksi dibawah ini dan tambahkan instruksi menyerupai yang saya tandai;
.tombol-pesan{display:block;font-weight:500;float:left;}
lalu simpan instruksi dibawah ini diatas </head>
 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
/*<![CDATA[*/
.topcomment-sh{display:inline;float:right;font-size:12px;line-height:1.5;border-radius:3px;padding:2px 5px;color:#fff!important;background-color:#337ab7;border-color:#2e6da4;box-sizing:border-box;font-weight:400;margin-left:10px;cursor:pointer;}
.topcomment-sh:hover{color:#fff;background-color:#286090;border-color:#204d74}
#topcomment{display:block;width:100%;margin:0 auto;padding:10px 0 0;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;height:auto}
#topcomment-box{padding-top:30px;display:none}
.dsq-widget ul.dsq-widget-list{padding:0!important;margin-right:-30px!important;text-align:left}
img.dsq-widget-avatar{margin:0 10px 7px 0!important;width:58px!important;height:58px!important;padding:0!important;float:left;border-radius:3px!important}
li.dsq-widget-item{margin:0 2% 5px 0!important;padding:0 0 4px!important;list-style-type:none;clear:none!important;border-bottom:1px solid #ddd;display:inline;float:left;width:30.333333%}
a.dsq-widget-user{font-weight:500!important;display:block!important;margin-bottom:5px}
a.dsq-widget-user:hover{color:#444}
/*]]>*/
</style>
</b:if>

2. Copy instruksi dibawah ini
<div class='topcomment-sh' onclick='toggleNavPanel1(&apos;topcomment-box&apos;)'><i aria-hidden='true' class='fa fa-comments'/> <span id='topcomment-button'>Show Top Commentators</span></div>
<div id='topcomment-box'>
<div class='dsq-widget' id='topcomment'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
document.write("<scr" + "ipt type=\"text/javascript\" src=\"https://user-name.disqus.com/top_commenters_widget.js?num_items=9&amp;hide_mods=1&amp;hide_avatars=0&amp;avatar_size=32\"></scr" + "ipt>");
//]]>
</script>
</div>
</div>
<div class='clear'/>
Keterangan:
username : ganti dengan user nama disqus anda
num_items : jumlah tampilan (silahkan atur jumlahnya)
hide_mods : sembunyikan komentar admin (1 sembunyi, 0 tampil)
hide_avatars : sembunyikan gambar (1 sembunyi, 0 tampil)
avatar_size : mengatur ukuran gambar user

dan simpan / paste sempurna diatas instruksi berikut;
<div id='isi-pesan'>

3. Terakhir simpan script dibawah ini diatas </body>
 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function toggleNavPanel1(e){var t=document.getElementById(e),c=document.getElementById("topcomment-button"),l="block";t.style.display==l?(t.style.display="none",c.innerHTML="Show Top Commentator"):(t.style.display="block",c.innerHTML="Hide Top Commentator")}
$("a").filter(function(){return this.hostname&&this.hostname!==location.hostname}).attr('rel', 'nofollow').attr('target', '_blank');
//]]>
</script>
</b:if>

Model kedua untuk pengguna komentar disqus saja


Jika blog anda hanya memakai komentar disqus dan ingin menciptakan pesan komentar menyerupai pada blog ini, silahkan perhatikan langkah dibawah ini:

1. Gunakan instruksi dibawah ini dan simpan diatas</head>
 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
/*<![CDATA[*/
.pesan-komentar{background:#444;padding:5px 10px 10px;width:auto;margin:20px 0;line-height:1.3em;position:relative;font-weight:400;border:1px solid #ddd;font-size:14px;color:#fff}
.pesan-komentar:before{content:"";width:0;height:0;position:absolute;bottom:-22px;left:14px;border:11px solid transparent;border-color:#fff transparent transparent}
.pesan-komentar:after{content:"";width:0;height:0;position:absolute;bottom:-20px;left:15px;border:10px solid transparent;border-color:#444 transparent transparent}
.pesan-komentar ul li{margin:0 20px;padding-left:0;list-style-type:disc}.btn,.mata,.parser,button{cursor:pointer}
.parser{float:left}
.checkbox{font:11px Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif;line-height:1.6em;color:#eee;display:none}
#codes,#codes2{border:1px solid #ddd;width:100%;height:150px;display:block;background-color:#efefef;border-radius:3px;font:400 12px 'Courier New',Monospace;margin:7px 0 10px;padding:5px;box-sizing:border-box}
#opt1,#opt2,#opt3,#opt4,#opt5,.btn,.parser{display:inline-block;vertical-align:middle}
#codes:focus{background-color:#fff;color:#000;border:1px solid #ccc;outline:0}
.button-group{float:left;text-align:left;margin:-3px auto 0}
.button-group span{font:14px Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif;vertical-align:2px;line-height:1;color:#555}
#opt1,#opt2,#opt3,#opt4,#opt5{border:none;outline:0;margin:0 10px 0 0}
#opt10,#opt11,#opt12,#opt13,#opt14,#opt15,#opt16,#opt17,#opt18,#opt19,#opt20,#opt6,#opt7,#opt8,#opt9{display:inline-block;vertical-align:middle;border:none;outline:0;margin:0}
.checkbox span{font:14px Tahoma,Verdana,Arial,Sans-Serif;vertical-align:middle;line-height:1;color:#555;margin-right:10px}
.btn,.btn:active{background-image:none}
.btn,.parser{font-weight:400;padding:6px 12px;margin-bottom:5px;font-size:14px;line-height:1.42857143;text-align:center;white-space:nowrap;-ms-touch-action:manipulation;touch-action:manipulation;-webkit-user-select:none;-moz-user-select:none;-ms-user-select:none;user-select:none;border:1px solid transparent;border-radius:4px}
.btn:active:focus,.btn:focus,.parser:active:focus,.parser:focus{outline:0}
.btn:focus,.btn:hover,.parser:focus,.parser:hover{color:#333;text-decoration:none;outline:0}
.btn:active,.parser:active{outline:0;-webkit-box-shadow:inset 0 3px 5px rgba(0,0,0,.125);box-shadow:inset 0 3px 5px rgba(0,0,0,.125)}
.btn-primary,.parser,.parser a{color:#fff!important;background-color:#337ab7;border-color:#2e6da4}
.btn-primary:focus,.button-group button:disabled,.parser:focus{color:#fff;background-color:#286090;border-color:#122b40}
.btn-primary:active,.btn-primary:hover,.parser:active,.parser:hover{color:#fff;background-color:#286090;border-color:#204d74}
.btn-danger{color:#fff!important;background-color:#d9534f;border-color:#d43f3a}.btn-danger:focus{color:#fff;background-color:#c9302c;border-color:#761c19}
.btn-danger:active,.btn-danger:hover{color:#fff;background-color:#c9302c;border-color:#ac2925}
.btn-xs,.parser{font-size:12px;line-height:1.5;border-radius:3px;padding:1px 5px}
#isi-pesan{display:block}
#konversi-pesan,#parser{display:none}
#isi-pesan li,#isi-pesan ul{list-style-type:disc!important}
#isi-pesan ul{padding-left:5px;margin-bottom:5px}
#parser{padding:0;margin:5px 0}
input.button-parse{padding:5px}
.strike{text-decoration:line-through}
.mata{float:right;padding-top:1px}
.clear{clear:both}
.topcomment-sh{display:inline;float:left;font-size:12px;line-height:1.5;border-radius:3px;padding:2px 5px;color:#fff!important;background-color:#337ab7;border-color:#2e6da4;box-sizing:border-box;font-weight:400;margin-left:10px;cursor:pointer;}
.topcomment-sh:hover{color:#fff;background-color:#286090;border-color:#204d74}
#topcomment{display:block;width:100%;margin:0 auto;padding:10px 0 0;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;height:auto}
#topcomment-box{padding-top:30px;display:none}
.dsq-widget ul.dsq-widget-list{padding:0!important;margin-right:-30px!important;text-align:left}
img.dsq-widget-avatar{margin:0 10px 7px 0!important;width:58px!important;height:58px!important;padding:0!important;float:left;border-radius:3px!important}
li.dsq-widget-item{margin:0 2% 5px 0!important;padding:0 0 4px!important;list-style-type:none;clear:none!important;border-bottom:1px solid #ddd;display:inline;float:left;width:30.333333%}
a.dsq-widget-user{color:#ff0;font-weight:500!important;display:block!important;margin-bottom:5px}
a.dsq-widget-user:hover{color:#fff}
/*]]>*/
</style>
</b:if>

2. Selanjutnya copy instruksi dibawah ini;
<b:includable id='pesan-komentar' var='post'>
<div class='pesan-komentar' id='pesan-komentar'>
<div id='isi-pesan'>
<b>Note :</b>
<ul>
<li>Gunakan bahasa ramah lingkungan. Link promo masuk <b>Spam</b></li>
<li>Jika tidak mempunyai akun disqus, silahkan login dengan akun media umum anda.</li>
<li>Gunakan <b>parse tool</b> untuk style teks dan instruksi HTML.</li>
</ul>
<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;false&quot;'>
<div class='parser' onclick='toggleNavPanel2(&apos;parser&apos;)'><i aria-hidden='true' class='fa fa-code'/> <span id='parser-button'>Show Parser Box</span></div>
<div class='topcomment-sh' onclick='toggleNavPanel1(&apos;topcomment-box&apos;)'><i aria-hidden='true' class='fa fa-comments'/> <span id='topcomment-button'>Show Top Commentators</span></div>
<div id='topcomment-box'>
<div class='dsq-widget' id='topcomment'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
document.write("<scr" + "ipt type=\"text/javascript\" src=\"https://nomifrod.disqus.com/top_commenters_widget.js?num_items=9&amp;hide_mods=1&amp;hide_avatars=0&amp;avatar_size=32\"></scr" + "ipt>");
//]]>
</script>
</div>
</div>
<div class='clear'/>
<div id='parser'>
<textarea id='codes' placeholder='Tulis/paste instruksi atau teks di sini lalu klik tombol yang sesuai.' spellcheck='false'/> <span class='button-group'>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt3' onclick='strongConvert();this.disabled = true;'>strong</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt4' onclick='emConvert();this.disabled = true;'>em</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt4' onclick='uConvert();this.disabled = true;'>u</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt5' onclick='strikeConvert();this.disabled = true;'>strike</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt7' onclick='preConvert();this.disabled = true;'>pre</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt8' onclick='codeConvert();this.disabled = true;'>code</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt9' onclick='precodeConvert();this.disabled = true;'>pre code</button>
  <button class='btn btn-primary btn-xs' id='cvrt10' onclick='spoilerConvert();this.disabled = true;'>spoiler</button>
  <button class='btn btn-danger btn-xs' onclick='cdClear();'>Bersihkan</button>
</span>
<span class='checkbox'>
  <input checked='' id='opt1' type='checkbox'/>
  <input checked='' id='opt2' type='checkbox'/>
  <input checked='' id='opt3' type='checkbox'/>
  <input checked='' id='opt4' type='checkbox'/>
  <input checked='' id='opt5' type='checkbox'/><br/>
  <input checked='' id='opt6' type='checkbox'/> <span>strong</span>
  <input checked='' id='opt7' type='checkbox'/> <span>em</span>
  <input checked='' id='opt8' type='checkbox'/> <span>u</span>
  <input checked='' id='opt9' type='checkbox'/> <span>strike</span><br/>
  <input checked='' id='opt10' type='checkbox'/> <span>pre</span>
  <input checked='' id='opt11' type='checkbox'/> <span>code</span>
  <input checked='' id='opt12' type='checkbox'/> <span>pre code</span>
  <input checked='' id='opt13' type='checkbox'/> <span>spoiler</span><br/>
</span>
</div></b:if>
    </div>
<div class='clear'/>
</div>
</b:includable>
dan simpan sempurna dibawah instruksi epilog pada instruksi berikut;
<b:includable id='threaded_comments' var='post'>
................
................
................
</b:includable>

3. Lalu copy instruksi pemanggil kotak pesan disqus dibawah ini;
<b:include data='post' name='pesan-komentar'/>
dan simpan sempurna diatas instruksi berikut;
<div class='comments' id='comments'>

4. Terakhir simpan script berikut diatas </body>
 <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function cdClear(){var e=document.getElementById("codes");e.value="",e.focus();for(var t=document.querySelectorAll("#cvrt3, #cvrt4, #cvrt5, #cvrt6, #cvrt7, #cvrt8, #cvrt9, #cvrt10, #cvrt11"),c=0;c<t.length;c++)t[c].disabled=!1}function preConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt1"),l=document.getElementById("opt2"),o=document.getElementById("opt3"),n=document.getElementById("opt4"),d=document.getElementById("opt5"),r=document.getElementById("opt10");t=t.replace(/\t/g," "),r.checked&&(c.checked&&(t=t.replace(/&/g,"&amp;")),l.checked&&(t=t.replace(/'/g,"&#039;")),o.checked&&(t=t.replace(/"/g,"&quot;")),n.checked&&(t=t.replace(/</g,"&lt;")),d.checked&&(t=t.replace(/>/g,"&gt;")),t=t.replace(/^/,"<pre>"),t=t.replace(/$/,"</pre>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function codeConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt1"),l=document.getElementById("opt2"),o=document.getElementById("opt3"),n=document.getElementById("opt4"),d=document.getElementById("opt5"),r=document.getElementById("opt11");t=t.replace(/\t/g," "),r.checked&&(c.checked&&(t=t.replace(/&/g,"&amp;")),l.checked&&(t=t.replace(/'/g,"&#039;")),o.checked&&(t=t.replace(/"/g,"&quot;")),n.checked&&(t=t.replace(/</g,"&lt;")),d.checked&&(t=t.replace(/>/g,"&gt;")),t=t.replace(/^/,"<code>"),t=t.replace(/$/,"</code>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function precodeConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt1"),l=document.getElementById("opt2"),o=document.getElementById("opt3"),n=document.getElementById("opt4"),d=document.getElementById("opt5"),r=document.getElementById("opt12");t=t.replace(/\t/g," "),r.checked&&(c.checked&&(t=t.replace(/&/g,"&amp;")),l.checked&&(t=t.replace(/'/g,"&#039;")),o.checked&&(t=t.replace(/"/g,"&quot;")),n.checked&&(t=t.replace(/</g,"&lt;")),d.checked&&(t=t.replace(/>/g,"&gt;")),t=t.replace(/^/,"<pre><code>"),t=t.replace(/$/,"</code></pre>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function spoilerConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt13");t=t.replace(/\t/g," "),c.checked&&(t=t.replace(/^/,"<spoiler>"),t=t.replace(/$/,"</spoiler>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function strongConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt6");t=t.replace(/\t/g," "),c.checked&&(t=t.replace(/^/,"<strong>"),t=t.replace(/$/,"</strong>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function emConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt7");t=t.replace(/\t/g," "),c.checked&&(t=t.replace(/^/,"<em>"),t=t.replace(/$/,"</em>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function uConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt8");t=t.replace(/\t/g," "),c.checked&&(t=t.replace(/^/,"<u>"),t=t.replace(/$/,"</u>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function strikeConvert(){var e=document.getElementById("codes"),t=e.value,c=document.getElementById("opt9");t=t.replace(/\t/g," "),c.checked&&(t=t.replace(/^/,"<strike>"),t=t.replace(/$/,"</strike>"),e.value=t,e.focus(),e.select())}function toggleNavPanel2(e){var t=document.getElementById(e),c=document.getElementById("parser-button"),l="block";t.style.display==l?(t.style.display="none",c.innerHTML="Show Parser Box"):(t.style.display="block",c.innerHTML="Hide Parse Box")}
function toggleNavPanel1(e){var t=document.getElementById(e),c=document.getElementById("topcomment-button"),l="block";t.style.display==l?(t.style.display="none",c.innerHTML="Show Top Commentator"):(t.style.display="block",c.innerHTML="Hide Top Commentator")}
$("a").filter(function(){return this.hostname&&this.hostname!==location.hostname}).attr('rel', 'nofollow').attr('target', '_blank');
//]]>
</script>
</b:if>

Supaya tidak mengganggu loading blog, anda dapat menghosting dan men-defer script diatas di penyedia hosting kesayangan anda tapi jangan di google drive alasannya sudah ditutup. lalu gunakan script dibawah ini;
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function downloadJSAtOnload(){var d=document.createElement("script");d.src="url-hosting.js",document.body.appendChild(d)}window.addEventListener?window.addEventListener("load",downloadJSAtOnload,!1):window.attachEvent?window.attachEvent("onload",downloadJSAtOnload):window.onload=downloadJSAtOnload;
//]]>
</script>
</b:if>

ganti yang saya tandai dengan url file.js tersebut.
selesai dan selamat mencoba...

Jadi Bakir Cara Gampang Menciptakan Top Blogger Commentators Dengan Show Hide


Beberapa hari terakhir ini saya mulai sering mengobrek isyarat HTML blogger dan berhasil menciptakan top disqus commentators, itu menciptakan saya ingin tau dan bertanya-tanya "bagaimana cara menciptakan top commentators untuk komentar blogger?" sehingga saya mencoba mencari rujukan script untuk menampilkan Top Blogger Commentators. Seperti biasa script widget top commentators ini untuk dipasang di sidebar, baik itu komentar blogger atau disqus. Dan saya mencoba untuk sanggup tampil di atas kolom komentar.

Untuk demo silahkan menuju ke blog percobaan saya (http://rengpos.blogspot.com), lalu coba tes koment yang banyak. hehe...

Oke eksklusif saja jikalau anda ingin juga memasang / menciptakan top blogger commentators ini, silahkan ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

1. Silahkan simpan css berikut diatas </head>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<style type='text/css'>
/*<![CDATA[*/
.topblogger-sh{display:inline;float:right;font-size:12px;line-height:1.5;border-radius:3px;padding:2px 5px;color:#fff!important;background-color:#337ab7;border-color:#2e6da4;box-sizing:border-box;font-weight:400;margin-left:10px;cursor:pointer;}
.topblogger-sh:hover{color:#fff;background-color:#286090;border-color:#204d74}
#topblogger{display:block;width:100%;margin:0 auto;padding:10px 0 0;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;height:auto}
#topblogger-box{padding-top:30px;display:none}
.top-commenter-line {font-weight:300;margin:0 2% 5px 0!important;padding:0 0 4px!important;list-style-type:none;clear:none!important;border-bottom:1px solid #ddd;display:inline;float:left;width:30.333333%}
.top-commenter-line a{color:#666!important;font-weight:500!important}
.top-commenter-line a{color:#e8554e!important;}
.top-commenter-line .profile-name-link {padding-left:0;text-align:left;display:inline;}
.top-commenter-avatar {vertical-align:middle;float:left;margin-right:5px;}
/*]]>*/
</style>
</b:if>

2. Kemudian copy isyarat dibawah ini
<b:includable id='top-blogger' var='post'>
<div class='topblogger-sh' onclick='toggleNavPanel3(&apos;topblogger-box&apos;)'><i aria-hidden='true' class='fa fa-comments'/> <span id='topblogger-button'>Show Top Blogger</span></div>
<div id='topblogger-box'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
var maxTopCommenters = 9;var excludeUsers = ["Nama-akun-blogger"];var txtTopLine = '[image] [user] [[count]]';var txtNoTopCommenters = 'No top commentators at this time.'; var sizeAvatar = 50; var cropAvatar = true; var urlNoAvatar = "https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWKQD7qElD4g_xcuJxkRK_Jz0AxuM8QKXsoiLbKfJEKQN0nZKjhfxY90PVsMsnCcOdsUkJA2nZ4Kxz4edv_2bhDEtZk_vvHdgVbRcWnSTebhbDkPGPrEKYmjLtoE3wL88hb3Z02nIvoxo/"+sizeAvatar+"/avatar_blue_m_96.png"; var urlAnoAvatar = 'http://www.gravatar.com/avatar/00000000000000000000000000000000?d=mm&s=' + sizeAvatar;var urlMyProfile = '';var urlMyAvatar = '';var txtAnonymous = '';var maxUserNameLength = 0;var minComments = 1;var numDays = 0;var excludeMe = true;if(!Array.indexOf) {Array.prototype.indexOf=function(obj) {for(var i=0;i<this.length;i++) if(this[i]==obj) return i;return -1;}}function replaceTopCmtVars(text, item, position){if(!item || !item.author) return text;var author = item.author;var authorUri = "";if(author.uri && author.uri.$t != "")authorUri = author.uri.$t;var avaimg = urlAnoAvatar;var bloggerprofile = "http://www.blogger.com/profile/";if(author.gd$image && author.gd$image.src && authorUri.substr(0,bloggerprofile.length) == bloggerprofile) avaimg = author.gd$image.src;else {var parseurl = document.createElement('a'); if(authorUri != "") {parseurl.href = authorUri;avaimg = 'http://www.google.com/s2/favicons?domain=' + parseurl.hostname;}}if(urlMyProfile != "" && authorUri == urlMyProfile && urlMyAvatar != "") avaimg = urlMyAvatar;if(avaimg == "http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" && urlNoAvatar != "") avaimg = urlNoAvatar;var newsize="s"+sizeAvatar;avaimg = avaimg.replace(/\/s\d\d+-c\//, "/"+newsize+"-c/");if(cropAvatar) newsize+="-c";avaimg = avaimg.replace(/\/s\d\d+(-c){0,1}\//, "/"+newsize+"/");var authorName = author.name.$t;if(authorName == 'Anonymous' && txtAnonymous != '' && avaimg == urlAnoAvatar)authorName = txtAnonymous;var imgcode = '<img class="top-commenter-avatar" height="'+sizeAvatar+'" width="'+sizeAvatar+'" title="'+authorName+'" src="'+avaimg+'" />';if(authorUri!="") imgcode = '<a href="'+authorUri+'">'+imgcode+'</a>'; if(maxUserNameLength > 3 && authorName.length > maxUserNameLength)authorName = authorName.substr(0, maxUserNameLength-3) + "..."; var authorcode = authorName;if(authorUri!="") authorcode = '<a class="profile-name-link" href="'+authorUri+'">'+authorcode+'</a>'; text = text.replace('[user]', authorcode);text = text.replace('[image]', imgcode);text = text.replace('[#]', position);text = text.replace('[count]', item.count);return text;}var topcommenters = {};var ndxbase = 1;function showTopCommenters(json) {var one_day=1000*60*60*24;var today = new Date();if(urlMyProfile == "") {var elements = document.getElementsByTagName("*");var expr = /(^| )profile-link( |$)/;for(var i=0 ; i<elements.length ; i++)if(expr.test(elements[i].className)) {urlMyProfile = elements[i].href;break;}}for(var i = 0 ; i < json.feed.entry.length ; i++ ) {var entry = json.feed.entry[i];if(numDays > 0) {var datePart = entry.published.$t.match(/\d+/g); var cmtDate = new Date(datePart[0],datePart[1]-1,datePart[2],datePart[3],datePart[4],datePart[5]);var days = Math.ceil((today.getTime()-cmtDate.getTime())/(one_day));if(days > numDays) break;}var authorUri = "";if(entry.author[0].uri && entry.author[0].uri.$t != "")authorUri = entry.author[0].uri.$t;if(excludeMe && authorUri != "" && authorUri == urlMyProfile)continue;var authorName = entry.author[0].name.$t;if(excludeUsers.indexOf(authorName) != -1)continue;var hash=entry.author[0].name.$t + "-" + authorUri;if(topcommenters[hash])topcommenters[hash].count++;else {var commenter = new Object();commenter.author = entry.author[0];commenter.count = 1;topcommenters[hash] = commenter;}}if(json.feed.entry.length == 200) {ndxbase += 200;document.write('<script type="text/javascript" src="http://'+window.location.hostname+'/feeds/comments/default?redirect=false&max-results=200&start-index='+ndxbase+'&alt=json-in-script&callback=showTopCommenters"></'+'script>');return;} var tuplear = [];for(var key in topcommenters) tuplear.push([key, topcommenters[key]]);tuplear.sort(function(a, b) {if(b[1].count-a[1].count)return b[1].count-a[1].count;return (a[1].author.name.$t.toLowerCase() < b[1].author.name.$t.toLowerCase()) ? -1 : 1;});var realcount = 0;for(var i = 0; i < maxTopCommenters && i < tuplear.length ; i++) {var item = tuplear[i][1];if(item.count < minComments)break;document.write('<di'+'v class="top-commenter-line">');document.write(replaceTopCmtVars(txtTopLine, item, realcount+1));document.write('</d'+'iv>');realcount++;}if(!realcount)document.write(txtNoTopCommenters);}document.write('<script type="text/javascript" src="http://'+window.location.hostname+'/feeds/comments/default?redirect=false&max-results=200&alt=json-in-script&callback=showTopCommenters"></'+'script>');
//]]>
</script>
</div>
</b:includable>

silahkan ganti nama-aku-blogger diatas, dan angka 9 untuk menampilkan jumlah top comment. Lalu simpan / paste sempurna dibawah isyarat epilog pada isyarat berikut;
<b:includable id='threaded_comments' var='post'>
................
................
................
</b:includable>

3. Selanjutnya kopy isyarat dibawah ini untuk menampilkan top comment-nya
<b:include data='post' name='top-blogger'/>

Dan untuk menyimpannya ada 2 cara:

pertama; jikalau blog anda memakai konversi tool komentar blogger ala kompi ajaib, silahkan paste kodenya diatas isyarat berikut:
<div id='konversi-pesan'>

kedua; jikalau blog anda tidak memakai konversi tool komentar blogger, sanggup disimpan sempurna diatas isyarat berikut:
<data:blogTeamBlogMessage/>
(biasanya ada 4, saya sendiri menyimpannya pada isyarat kedua dan keempat)

4. Terakhir silahkan simpan script berikut ini diatas </body>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function toggleNavPanel3(e){var t=document.getElementById(e),c=document.getElementById("topblogger-button"),l="block";t.style.display==l?(t.style.display="none",c.innerHTML="Show Top Blogger"):(t.style.display="block",c.innerHTML="Hide Top Blogger")}
$("a").filter(function(){return this.hostname&&this.hostname!==location.hostname}).attr('rel', 'nofollow').attr('target', '_blank');
//]]>
</script>
</b:if>
jikalau yang saya tandai sudah ada, dihapus saja.

Selesai dan selamat mencoba...

Kode script saya dapatkan disini:
/search?q=pasang-top-disqus-commentators-pada-kotak-pesan